
Minuman keras dapat memiliki dampak berbahaya bagi kesehatan bila meminumnya secara berlebihan. Contohnya berisiko menyebabkan kerusakan organ, seperti hati, otak, jantung, serta pankreas. Alkohol juga berpotensi menyebabkan ketergantungan. Kondisi ini dapat mengganggu kehidupan sehari-hari penggunanya.
Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi dengan bijak dan memahami risikonya. Alkohol tidak hanya mempengaruhi pikiran, tetapi juga fisik penggunanya. Karena hal tersebut, penggunaan sebaiknya dibatasi agar tidak membuat kecanduan alkohol dan membahayakan organ tubuh.
Berikut ini adalah dampak minuman keras bagi kesehatan :
Menyebabkan penyusutan otak
Studi berjudul Alcohol and the brain yang terbit pada Journal Nutrients menemukan bahwa alkohol bekerja di otak untuk menghasilkan efek yang diinginkan, misalnya kemampuan bersosialisasi. Studi juga menjelaskan, dari otak, minuman keras bisa mengeksplorasi dan menimbulkan dampak buruk selanjutnya. Misalnya, perubahan pada proses perilaku, seperti keinginan dan nafsu makan.
Alkohol bekerja dengan memperlambat bahan kimia dan jalur yang digunakan otak untuk mengendalikan tubuh, mengubah suasana hati, memperlambat refleks, dan memengaruhi keseimbangan. Dalam jangka panjang, penggunaannya tak hanya memengaruhi memori dan waktu tidur saja. Minuman keras juga dapat menyebabkan penyusutan otak, dan hilangnya materi abu-abu serta putih pada otak.
Materi abu-abu adalah bagian otak yang mengandung tubuh sel saraf atau neuron. Ini adalah area di mana pengolahan informasi terjadi, seperti penglihatan, pendengaran, memori, emosi, dan kendali otot. Sementara materi putih terdiri dari serat-serat saraf yang dilapisi dengan mielin. Ini membentuk jalur komunikasi antara berbagai bagian otak dan juga menghubungkan otak dengan bagian-bagian tubuh lainnya.
Meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular
Penelitian Alcohol’s effects on the cardiovascular system yang terbit pada Alcohol Research menemukan, penggunaan alkohol memiliki efek kompleks pada kesehatan kardiovaskular. Studi menjelaskan, terdapat hubungan antara kebiasaan minum alkohol dan penyakit kardiovaskular. Contohnya seperti hipertensi, penyakit jantung koroner, stroke, penyakit arteri perifer, dan kardiomiopati.
Menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan
Studi berjudul Alcohol’s role in gastrointestinal tract disorders yang terbit pada Alcohol Health and Research World menemukan bahwa, gangguan pencernaan akibat minuman keras dan kerusakan mukosa pada saluran pencernaan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
Beberapa gangguan termasuk hilangnya nafsu makan dan berbagai keluhan perut. Contohnya seperti mual, muntah, perasaan kenyang, perut kembung, dan sakit perut. Alkohol juga mengiritasi usus kecil dan usus besar, di mana ia dipecah dan diserap lebih lanjut. Hal ini dapat mempengaruhi kecepatan normal pergerakan makanan, sehingga muncul masalah pencernaan.
Bahaya untuk pankreas
Bahayanya termasuk kekurangan vitamin, karena malabsorbsi dan asupan makanan yang buruk. Konsumsi alkohol kronis dapat berkontribusi terhadap berkembangnya pankreatitis (peradangan pembuluh darah pankreas).
Peningkatan risiko terkena kanker
Perkembangan berbagai jenis kanker dapat dipengaruhi oleh alkohol, karena bersifat karsinogen. Ini adalah zat yang dapat menyebabkan kanker atau meningkatkan risiko mengembangkan sel abnormal. Minuman keras berpotensi menyebabkan kanker payudara, hati, esofagus, kepala dan leher, kolorektal. Bukti yang muncul juga menunjukkan peningkatan risiko melanoma, prostat, dan kanker pankreas.
Memengaruhi kesehatan tulang
Alkohol menyebabkan lonjakan kadar asam urat dalam tubuh yang dapat berkontribusi pada risiko patah tulang. Asam urat adalah produk metabolisme zat purin yang bisa mengarah pada hiperurisemia. Hiperurisemia dapat menyebabkan pembentukan kristal asam urat di persendian, yang merupakan dasar dari penyakit seperti asam urat.
Deposit kristal ini bisa terjadi di sekitar persendian, termasuk tulang. Hal tersebut menyebabkan peradangan dan kerusakan tulang serta jaringan sekitarnya. Kondisi ini membuat tulang lebih rentan terhadap kerusakan atau patah akibat peradangan serta kerusakan jaringan.
Menimbulkan berbagai penyakit terkait hati
Hati adalah organ yang kuat, tetapi tidak dapat mengimbangi efek jangka panjang dari penggunaan minuman keras. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko hati berlemak, hepatitis, sirosis, bahkan kanker hati.
Jika Anda memiliki masalah kecanduan minuman keras maupun membutuhkan program rehabilitasi narkoba, silakan konsultasikan dengan Ashefa Griya Pusaka. Ashefa Griya Pusaka berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan rehabilitasi narkoba terbaik dengan tim profesional tersertifikasi dan berpengalaman di bidang adiksi.
Dari Tim Medis hingga Profesional Adiksi, tim kami memiliki lisensi di bidang keahliannya dan memiliki banyak pengalaman dalam ketergantungan NAPZA. Tenaga profesional kami meliputi psikolog, psikiater, staf perawat, pekerja sosial, konselor, terapis, dan staf pendukung.
Gaya Hidup 19 Apr 2017
Brand PANAVKA Murah Berkualitas dan Memiliki Arti
BRAND PANAVKA MURAH BERKUALITAS DAN MEMILIKI ARTI - Saat mencar sebuah baju untuk dipakai, semua orang pasti mencari barang yang berkualitas namun juga
Gaya Hidup 17 Maret 2022
Cemilan Sehat Untuk Menambah Berat Badan Secara Alami
Tahukah anda tidak hanya menguruskan tubuh yang sulit, begitu juga menggemukan tubuh sama sulitnya? Ada berbagai alasan mengapa orang ingin menambah berat
Tips 14 Jul 2020
5 Langkah Awet Muda ala Lee Min Ho
Ada yang tahu usia Lee Min Ho? Kemarin lusa, Lee Min Ho sudah menginjak usia 34 tahun. Usianya tentu sudah terbilang matang buat laki-laki. Tetapi di usianya
Transportasi 22 Feb 2018
Jual Mobil Baru Murah di Indonesia
Jual Mobil Baru Murah di Indonesia - Mobil sudah menjadi salah satu alat transportasi yang banyak digunakan masyarakat Indonesia. Daya beli masyarakat
Tips 17 Maret 2025
Panduan Lengkap Membuat Video TikTok Viral: Dari Ide hingga Editing
TikTok telah menjadi salah satu platform media sosial terpopuler di dunia, memungkinkan pengguna menjangkau audiens yang luas dengan video pendek yang menarik.
Kesehatan 21 Nov 2024
Pafi Kabupaten Flores Timur Gelar Edukasi Penggunaan Obat Tanpa Resep
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penggunaan obat yang aman, pengurus cabang Persatuan Ahli farmasi (PAFI) terus memberikan