
Bagi seorang pembalap MotoGP, melaju dengan kecepatan tinggi merupakan tuntutan yang harus dilakukan. Persaingan ketat ketika di sirkuit menjadi salah satu ajang pertaruhan nyawa bagi para pembalap. Hal itu disebabkan karena pembalap MotoGP harus menancap gas melebihi batas normal ketika balapan sedang berlangsung. Rata-rata kecepatan pembalap MotoGP bisa menembus angka 185 km/jam ketika melaju di lintasan.
Selain itu, jumlah roda pada motor pun bisa meningkatkan resiko terjatuh ketika balapan berlangsung. Meski begitu, hal ini yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pebalap di MotoGP dan penggemarnya yang tersebar di seantero dunia. Tidak hanya adu cepat, berikut ini adalah beberapa fakta unik ajang balap MotoGP yang mungkin jarang diketahui publik.
Motor adalah senjata utama para pembalap MotoGP saat sedang "berperang". Tak hanya mesin motor, berbagai teknologi canggih lainnya juga dipasang di setiap motor para pembalap untuk meningkatkan performa dan kecepatan motor itu sendiri.
Namun, pemasangan teknologi tersebut membuat motor pembalap memiliki bobot yang semakin berat. Diketahui, bobot sebuah motor MotoGP bisa mencapai 160 kg. Bobot tersebut ternyata melebihi berat rata-rata anak gajah Sumatera yang hanya 40-80 kg saja ketika dilahirkan sang induk. Jelas, bobot motor yang berat tersebut semakin meningkatkan resiko pembalap MotoGP ketika terjatuh.
Resiko kehilangan nyawa pada balapan MotoGP membuat berbagai perusahaan motor berusaha meningkatkan perlindungan terhadap para pembalapnya. Hal itu juga dapat dilihat dari pelindung yang digunakan para pembalap MotoGP. Alat pelindung tersebut antara lain seperti helm, visor, baju balap (wearpack), airbag, sarung tangan, sepatu boot, pelindung punggung belakang, pelindung dada, pelindung lutut, dan juga selang air untuk minum.
Jika dilihat lebih detail, pelindung yang digunakan pembalap MotoGP ini bak melebihi peralatan kostum karakter superhero Iron Man. Seperti yang kita ketahui, Iron Man tidak memiliki airbag pada pelindungnya. Bahkan, Iron Man juga tidak memiliki selang air untuk minum.
Pelindung yang digunakan ketika balapan membuat para pebalap MotoGP harus bergelut dengan hawa panas di setiap seri balapan. Kondisi balapan yang memerlukan kerja fisik dan otak ini pun bisa terbilang sama beratnya dengan cabang olahraga lainnya. Kondisi geografis sirkuit pun turut menjadi beban berlebih ketika balapan sedang berlangsung. Hal itulah yang membuat pembalap bisa mengeluarkan 10 gelas keringat setiap kali mereka balapan.
Setiap pembalap dituntut untuk bisa menghilangkan rasa takutnya, terutama rasa trauma. Hal itu disebabkan karena pembalap memiliki kemungkinan besar untuk mengalami kecelakaan saat balapan berlangsung. Ketika pembalap tidak bisa ngontrol rasa takutnya, kecepatan dan performanya pun akan menurun dengan sangat drastis. Itulah mengapa para pembalap dituntut untuk bisa mengatasi rasa takut dengan cepat.
Seri balapan MotoGP biasanya diadakan selama sembilan bulan berturut-turut.Terhitung sejak bulan Maret hingga November para pembalap melakoni serangkaian tour ketat keliling dunia yang tepat selama mengarungi musim kompetisi MotoGP. Para pembalap MotoGP mengabiskan waktunya dengan sesi latihan dan babak kualifikasi sekaligus balapan inti.
Para pembalap ini berada di luar negeri secara full selama sekitar 180 hari setiap tahunnya. Tuntutan pekerjaan yang dilakukan para pembalap MotoGP membuat mereka harus mengadukan nasib dengan nyawa mereka dari berbagai belahan dunia ke belahan dunia yang lain. 
Nah, itulah beberapa fakta menarik seputar ajang balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP. Ingat, balapan MotoGP dilakukan di lintasan balap khusus dengan berbagai prosedur keselamatan yang sangat ketat. Jangan pernah coba-coba berlagak seperti pembalap MotoGP di jalan raya, ya! Bagi kalian yang ingin selalu update dengan berbagai berita terbaru simak di situs https://www.triznesia.com/.
Pendidikan 17 Jul 2024
Kisah Transformasi: Dari Karyawan Biasa Menjadi Pemimpin Sukses
Ma'soem University, sebuah perguruan tinggi swasta yang terkenal di Bandung, telah berkomitmen untuk mengembangkan karyawan menjadi pemimpin sukses melalui
Kesehatan 22 Mei 2024
Bergabung Bersama PAFI Dorong Profesionalitas Anggotanya
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI adalah organisasi tempat berhimpunnya Profesi Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK). Asisten Tenaga Kefarmasian (ATK) serta
Tips 17 Mei 2025
Menggunakan Cecilion, Mage Mobile Legends dengan Burst Damage Tinggi di MPL ID S15
Cecilion memiliki burst damage yang luar biasa, terutama di late game. Keunikannya terletak pada mekanisme stacking yang meningkatkan damage seiring
Bisnis 10 Apr 2025
Mengapa Jasa Media Sosial Politik Penting untuk Kandidat Modern?
Di era digital yang serba cepat ini, keberadaan media sosial menjadi sangat krusial dalam dunia politik. Dengan semakin maraknya penggunaan platform seperti
Tips 7 Mei 2025
Prediksi Kenaikan Passing Grade TIU CPNS Berdasarkan Tren 5 Tahun Terakhir
Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian terhadap penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) semakin meningkat. Salah satu aspek yang menjadi sorotan utama
Pengalaman 28 Agu 2017
Pengalaman tidak memakai Event Organizer
Dengan perubahan gaya hidup semua orang berlomba-lomba untuk mengadakan acara. Acara yang dibuat bertujuan untuk memperingati sesuatu yang bersifat sakral