
Keegoisan seseorang terkadang bisa menjadikan orang tersebut terlihat bodoh bagi orang lain. Tidak terkecuali bagi pejabat publik yang mengeluarkan kebijakan hanya dilandasi oleh keegoisan politik belaka. Hal ini terjadi pada Ronald Dion DeSantis yang akrab dipanggil Ron DeSantis, gubernur Florida, Amerika Serikat. Karena keegoisannya, banyak kalangan menyebut dia sebagai gubernur terbodoh di Florida.
Gubernur Terbodoh karena Keegoisan Politik
Mengapa keegoisan politik bisa menyebabkan Gubernur seperti Ron DeSantis terlihat bodoh? Inilah kisahnya yang dikutip dari tampabay.com.
Walt Disney Company yang merupakan pusat hiburan terbesar di dunia, dan telah menjadi bagian integral dari ekonomi dan budaya di Florida, tampaknya “diganggu” oleh Gubernur Ron DeSantis dengan cara mengadu-domba dengan menciptakan konflik yang sebenarnya tidak perlu.
Pertanyaannya, apakah gubernur benar-benar percaya bahwa dia bisa mengganggu Walt Disney Company sebagai entitas hiburan terkuat di dunia, dan apakah perusahaan akan diam saja?
Selama kampanye pemilihan gubernur pada tahun 2018, DeSantis tidak pernah mengeluh tentang status daerah pajak khusus Disney selama lebih dari 50 tahun, yang dikenal sebagai Reedy Creek Improvement District. Tak ada kata keluhan.
Dalam perjanjian tersebut pada dasarnya menetapkan Disney sebagai otoritas sendiri yang mengawasi Disney World, EPCOT, hotel, dan tempat-tempat lainnya di lahan seluas 39 mil persegi di Central Florida.
Otoritas Reedy Creek kepada Disney (sesuai perjanjian), memberikan perusahaan kendali atas semua pembangunan masa depan, sambil tetap mempertahankan semua hak atas merek Disney selamanya.
Status khusus ini bermanfaat bagi semua pihak, baik itu dari Disney, negara bagian, maupun komunitas sekitarnya, yang telah menikmati pertumbuhan ekonomi multi-miliar dolar yang besar dari kawasan tersebut. Pejabat-pejabat Gubernur Florida tidak pernah menunjukkan kekhawatiran apa pun.
Hanya ketika Disney menggunakan hak-hak Konstitusi Pertamanya untuk mengkritik Undang-Undang Hak Orangtua dalam Pendidikan yang homofobik – lebih dikenal sebagai RUU Don’t Say Gay – yang melarang pengajaran kelas tentang orientasi seksual atau identitas gender di beberapa tingkatan.
Sejak saat itulah gubernur DeSantis dan para pengikutnya di Legislatif Florida bergerak untuk mengganti Reedy Creek dengan dewan baru yang dipilih oleh gubernur dengan alasan untuk membuat keputusan tentang pembangunan masa depan.
“Ada sherif baru di kota,” kata DeSantis. Sayangnya, sherif baru itu seperti Barney Fife yaitu karakter fiksi dalam program televisi Amerika The Andy Griffith Show. Barney Fife digambarkan sebagai wakil sheriff di komunitas selatan Mayberry, North Carolina yang berjalan lambat dan mengantuk.
Dewan yang dibentuk DeSantis, hanya saja anggota barunya memiliki sedikit kekuasaan untuk melakukan sesuatu.
Namun, perusahaan Disney dengan sangat diam-diam mulai mengambil langkah-langkah untuk menghadapi DeSantis.
Ternyata, DeSantis tidak pernah terpikir bahwa Disney tidak akan menyerah pada upaya seorang politisi negara bagian AS yang memiliki kecenderungan otoriter yang mengkhawatirkan untuk merusak bisnis yang menghasilkan $82 miliar dalam pendapatannya.
Ini membawa tingkat kebodohan yang benar-benar baru, dengan membuat sengketa dengan perusahaan hiburan besar yang sudah lama “bermain”. Gubernur terbodoh ini lebih suka berselisih dengan Disney daripada menyelesaikan krisis asuransi properti yang melanda negara bagian.
Dengan dalih Gubernur ingin melarang sebuah buku (dan dikritik Disney), tetapi tidak ada masalah dengan otoritas Disney, gubernur mencoba membuat undang-undang yang akan memungkinkan merubah kerja sama antara Disney dan pemerintah yang sudah berjalan dengan baik.
Jika DeSantis berencana untuk melawan Disney, dia bisa kalah. Dan itu akan menghabiskan jutaan dolar untuk membayar kebodohan gubernur. Itu menakutkan. Konyol, bukan?
Setelah membaca tulisan ini, penting bagi kita untuk mengamati bagaimana politik egois bisa membawa seorang pejabat publik dalam hal ini gubernur ke dalam konflik yang tidak perlu. Di tengah kepentingan politik dan kekuasaan, kepentingan masyarakat dan keberlanjutan ekonomi seringkali dilupakan. DeSantis, dengan tindakannya, tampaknya mengesampingkan hal-hal penting yang harusnya menjadi fokusnya sebagai pemimpin.
Gubernur DeSantis tampaknya tidak mempertimbangkan dampak positif dari kerja sama antara Disney dan pemerintah sebelumnya. Dia terkesan mengambil langkah drastis yang bisa merusak hubungan yang telah lama terjalin tanpa memikirkan manfaat ekonomi dan pertumbuhan wilayah yang telah diciptakan oleh kemitraan tersebut.
Gubernur Florida ke-46 ini tampaknya lebih fokus pada agenda politik pribadinya daripada memperhatikan isu-isu yang lebih mendesak dan penting bagi masyarakat. Alih-alih menyelesaikan masalah seperti krisis asuransi properti atau memperjuangkan isu-isu pendidikan yang lebih mendasar, ia terlibat dalam konflik yang tidak produktif dengan perusahaan besar.
Alih-alih membangun hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan dengan perusahaan besar, gubernur memilih untuk memperkeruh situasi dengan keputusan yang kurang bijaksana. Tindakan ini dapat menggambarkan kurangnya pemahaman atas manajemen konflik yang baik dan hanya mengutamakan keegoisan belaka.
sumber: tampabay.com
Kesehatan 5 Jul 2024
Jenis Pengobatan Kanker Nasofaring yang Perlu Anda Kenali
Kanker nasofaring merupakan sejenis kanker yang menyerang pada bagian saluran pernafasan yang berada di belakang hidung dan di atas faring (tenggorokan).
Pendidikan 4 Jun 2025
Tryout Online PPPK: Persiapan Optimal untuk Menghadapi Kompetensi Sosial Kultural
Menghadapi ujian seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi tantangan tersendiri bagi banyak calon peserta. Salah satu tahapan yang
Tips 27 Maret 2025
SEO untuk Bisnis: Bagaimana Mengatasi Website yang Tidak Muncul di Mesin Pencari?
Dalam era digital saat ini, memiliki website yang berfungsi sebagai wajah bisnis Anda sangatlah penting. Namun, banyak bisnis yang mengeluhkan ketidakmunculan
Pendidikan 29 Jul 2024
Belajar Sambil Bekerja: Mengapa Kelas Karyawan di Ma'soem University Menjadi Pilihan Tepat?
Pendahuluan Dalam era modern ini, kebutuhan akan pendidikan tinggi semakin meningkat. Namun, bagi banyak karyawan, melanjutkan pendidikan
Tips 24 Apr 2025
Strategi Ampuh Meningkatkan Penjualan Online di Tahun 2024
Meningkatkan penjualan online menjadi salah satu fokus utama bagi pelaku bisnis di era digital yang semakin kompetitif. Di tahun 2024, ada beberapa strategi
Bisnis 27 Maret 2025
Akun Media Sosial Apa Saja yang Sering Digunakan oleh Musisi?
Di era digital saat ini, keberadaan sosial media menjadi hal yang sangat penting bagi semua orang, termasuk para musisi. Akun sosmed memungkinkan mereka untuk