RajaKomen
Mahfud MD Khawatir Korupsi Makin Banyak Jika Kementerian Bertambah

Mahfud MD Khawatir Korupsi Makin Banyak Jika Kementerian Bertambah

Admin
8 Mei 2024
Dibaca : 776x

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan keprihatinannya terkait potensi peningkatan kasus korupsi jika jumlah kementerian terus bertambah. Menurutnya, semakin banyak kementerian yang didirikan, semakin besar potensi korupsi di dalamnya.

Mahfud MD menegaskan bahwa penambahan kementerian berpotensi memperluas ruang untuk praktik korupsi. Dalam konteks ini, Mahfud menekankan perlunya kewaspadaan ekstra terhadap potensi penyalahgunaan kekuasaan di lingkungan birokrasi.

Menurut Mahfud, korupsi merupakan ancaman serius bagi pembangunan dan stabilitas sebuah negara. Oleh karena itu, pengawasan yang ketat harus diterapkan dalam setiap lembaga pemerintah, termasuk di dalam setiap kementerian yang ada.

Pernyataan Mahfud MD ini bukan tanpa dasar. Data dari berbagai lembaga survei menunjukkan bahwa korupsi masih menjadi permasalahan serius di Indonesia. Meskipun telah dilakukan upaya pemberantasan korupsi, namun masih banyak kasus korupsi yang terungkap, bahkan mungkin hanya sebagian kecil dari banyak kasus yang sebenarnya terjadi.

Oleh karena itu, dengan menaiknya jumlah kementerian, dikhawatirkan akan semakin sulit untuk melakukan pengawasan yang efektif terhadap setiap lembaga tersebut. Diperlukan upaya yang lebih keras dalam mencegah dan memberantas korupsi di dalam birokrasi pemerintahan.

Masyarakat sebagai pemegang kepentingan negara juga perlu turut serta dalam mengawasi kinerja setiap kementerian. Dengan adanya partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan akan semakin sulit bagi pihak-pihak yang ingin melakukan tindakan korupsi untuk bertindak.

Dengan demikian, pernyataan Mahfud MD mengenai potensi peningkatan kasus korupsi jika jumlah kementerian terus bertambah menjadi peringatan bagi pemerintah dan masyarakat untuk lebih waspada terhadap ancaman korupsi di dalam birokrasi. Semua pihak harus bersinergi dalam menjaga kebersihan dan kinerja pemerintahan demi terwujudnya negara yang bersih dari korupsi.

Baca Juga:
Senapan Angin Bergaransi serta Berkualitas Produk Anak Bangsa

Gaya Hidup 13 Feb 2020

Senapan Angin Bergaransi serta Berkualitas Produk Anak Bangsa

Senapan angin sejak lama telah digunakan sebagai alat untuk berburu dan pertama kalinya dikembangkan sejak tahun 1500-an. Dan senapan angin itu sendiri

Menggali Potensi di Era Digital: Program Studi Bisnis Digital Ma'soem University

Pendidikan 5 Jul 2025

Menggali Potensi di Era Digital: Program Studi Bisnis Digital Ma'soem University

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi digital, Program Studi Bisnis Digital di Ma'soem University hadir sebagai jawaban atas kebutuhan

Peranan Apoteker di Apotek

Tips 30 Jun 2024

Peranan Apoteker di Apotek

Penyelenggaraan pembangunan nasional yang berwawasan kesehatan serta pembangunan kesehatan menghasilkan kebutuhan berbagai jenis tenaga kesehatan yang memiliki

Keunggulan Berinvestasi Aset Digital Di Tokenomy

Tips 21 Des 2021

Keunggulan Berinvestasi Aset Digital Di Tokenomy

Sekarang ini mata uang digital cryptocurrency dipilih oleh banyak orang untuk berinvestasi. Ini karena investasi crypto memiliki berbagai kelebihan dan

Perlu Tahu, Ini Gejala Diabetes Tipe 2 yang Sering Diabaikan

Kesehatan 7 Jul 2024

Perlu Tahu, Ini Gejala Diabetes Tipe 2 yang Sering Diabaikan

Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang memengaruhi cara tubuh mengolah gula (glukosa) menjadi energi. Masalah kesehatan ini rentan terjadi karena penyebab

Larangan Minuman Beralkohol di Jalan Akan Diberlakukan di Shibuya

Gaya Hidup 21 Jun 2024

Larangan Minuman Beralkohol di Jalan Akan Diberlakukan di Shibuya

Pemerintah kota Shibuya, Jepang, telah mengumumkan rencana untuk menerapkan larangan minum-minum beralkohol di jalan-jalan umum. Langkah ini diambil sebagai

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved