RajaKomen
Mengenal Penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

Mengenal Penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

Admin
23 Jul 2024
Dibaca : 963x

Pernahkah Anda mendengar penyakit GERD? GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) merupakan penyakit yang terjadi ketika otot di ujung kerongkongan dalam posisi tidak menutup dengan benar sehingga memungkinkan isi lambung bocor dan naik ke kerongkongan dan mengiritasi permukaan kerongkongan.

Ketika makan, makanan akan berpindah dari tenggorokan ke perut melalui kerongkongan. Cincin otot di esofagus bagian bawah akan mencegah makanan yang tertelan bergerak kembali ke atas. Cincin otot ini disebut sfingter esofagus bagian bawah (LES). Ketika cincin otot ini tidak menutup secara keseluruhan, isi lambung dapat naik ke kerongkongan dan dapat menyebabkan GERD.

Gejala GERD

Terdapat beberapa gejala GERD yang perlu Anda kenali, antara lain :

  • Sensasi rasa terbakar di dada atau tenggorokan
  • Dapat merasakan cairan lambung yang naik terdapat pada bagian belakang mulut
  • Merasa bahwa makanan tersangkut di belakang tulang dada
  • Sakit perut
  • Mual setelah makan

Beberapa gejala GERD lainnya yang tidak umum antara lain :

  • Makanan naik kembali ke atas (regurgitasi)
  • Batuk atau mengi
  • Kesulitan menelan
  • Cegukan
  • Suara serak atau berubah suara
  • Sakit tenggorokan

Pada tahap awal gejala dapat muncul lebih dari dua kali seminggu. Sehingga sangat penting untuk memperhatikan gejala-gejala tersebut. Jika Anda merasakan gejala-gejala di atas, periksakanlah diri Anda ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda.

https://pafisungairaya.org/

Diagnosis GERD

Jika Anda memiliki gejala yang ringan, Anda mungkin tidak perlu menjalani tes apapun. Namun jika Anda mengalami gejala yang parah, beberapa tes perlu dilakukan. Tes yang dilakukan biasanya berupa tes endoskopi atas (EGD). Tes ini dilakukan dengan memeriksa lapisan kerongkongan dan lambung. Tes ini dilakukan dengan kamera kecil (endoskopi fleksibel) yang dimasukkan ke tenggorokan.

Selain itu, Anda juga mungkin memerlukan satu atau lebih tes untuk penegakan diagnosis, yaitu :

  • Tes pH kerongkongan/esofagus
  • Tes untuk mengukur kekuatan dan koordinasi otot esofagus/kerongkongan ketika menelan (esophageal manometry)
  • Tes darah tinja positif dapat mendiagnosis perdarahan yang berasal dari iritasi pada kerongkongan, lambung, atau usus.

Pengobatan

Beberapa perubahan gaya hidup dapat membantu Anda dalam mengurangi gejala yang terjadi akibat GERD, yaitu : 

  • Menghindari konsumsi alkohol 
  • Menghindari konsumsi makanan pedas, berlemak atau asam yang memicu sakit perut
  • Makan lebih sedikit dan tidak makan dengan jarak waktu yang dekat dengan waktu tidur (2-3 jam sebelum tidur)
  • Menurunkan berat badan jika dibutuhkan (terutama jika Anda kelebihan berat badan)
  • Mengenakan pakaian yang longgar
  • Meninggikan bantal ketika tidur
  • Hindari obat-obatan seperti aspirin, ibuprofen (Advil, Motrin), atau naproxen (Aleve, Naprosyn). Minum acetaminophen (Tylenol) untuk menghilangkan rasa sakit
  • Anda juga dapat menggunakan obat antasida yang dijual bebas setelah makan dan sebelum tidur, meskipun bantuan dari obat mungkin tidak bertahan lama.

Obat-obatan lain yang dapat mengobati GERD seperti Pumpitor mungkin dapat memberi efek yang lebih lama. Namun penggunaannya perlu dikonsultasikan dengan apoteker, dokter, atau perawat. Beberapa obat tersebut antara lain inhibitor pompa proton (PPI) untuk mengurangi jumlah asam yang diproduksi lambung dan H2 blocker yang juga menurunkan jumlah asam yang dilepaskan di lambung.

Baca Juga:
Tips Membuat Burger agar Benar-benar Enak

Wisata kuliner 11 Jun 2024

Tips Membuat Burger agar Benar-benar Enak

Burger kerap menjadi pilihan makanan cepat saji kala lapar menyerang. Selain itu, makanan berbahan dasar roti dan daging ini juga bisa menjadi pilihan kudapan

Kembangkan Bisnis Kuliner Anda Melalui Platform Hubster

Tips 14 Des 2021

Kembangkan Bisnis Kuliner Anda Melalui Platform Hubster

Ada masanya dulu ketika seseorang harus datang ke restoran kemudian mengantri dan duduk di bangku lalu membolak-balikkan buku menu. Setelah itu menunggu

resiko penyakit diabetes

Kesehatan 15 Mei 2017

Jangan Tidur di Pagi Hari Karena Dapat Meningkatkan Risiko Diabetes dan Penyakit Jantung

� Jangan Tidur di Pagi Hari Karena Dapat Meningkatkan Risiko Diabetes dan Penyakit Jantung - Aktifitas padat yang memaksa seseorang untuk begadang pada

Google

Tips 23 Maret 2025

Kenapa Harus Menggunakan Jasa Backlink? Ini Manfaatnya untuk SEO

Dalam dunia digital marketing, Search Engine Optimization (SEO) menjadi salah satu strategi yang krusial bagi kesuksesan suatu bisnis di online. Salah satu

https://masoemuniversity.ac.id/

Pendidikan 4 Jul 2024

Mengoptimalkan Penggunaan Perpustakaan Online untuk Mahasiswa Kelas Karyawan

Mahasiswa kelas karyawan memiliki tantangan tersendiri dalam menyeimbangkan antara pekerjaan, keluarga, dan studi. Keterbatasan waktu dan mobilitas seringkali

Segala Fitur Terbaru Yang Perlu Kamu Ketahui Dalam PS 5

Tips 21 Jul 2020

Segala Fitur Terbaru Yang Perlu Kamu Ketahui Dalam PS 5

Setelah sukses dengan Play Station sebelumnya yang bernama PS4, Sony akhirnya mengumumkan bahwa Play Station terbarunya yaitu PS 5 akan rilis pada musim

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved