RajaKomen
Kentut, Normalnya Berapa Kali Dalam Sehari? Ini Kata Ahli

Kentut, Normalnya Berapa Kali Dalam Sehari? Ini Kata Ahli

Admin
5 Des 2022
Dibaca : 1429x

Kentut merupakan aktivitas yang cukup bikin rasa percaya diri menurun. Terutama jika kentut terjadi di hadapan orang lain. Meski begitu, kentut merupakan aktivitas yang sangat penting. Jika kita tidak bisa kentut, ini justru sangat berbahaya. Tidak bisa kentut menandakan ada masalah dalam sistem pencernaan kita. 

Kentut menandakan bahwa sistem pencernaan dalam kondisi sehat. Tapi, kenapa sering terjadi kentut yang beraroma dan kentut yang tak beraroma? Apakah keduanya sama-sama menandakan sistem pencernaan yang sehat? Lantas, berapa kali normalnya kentut dalam sehari?

Frekuensi Kentut yang Sehat

Mengutip dari Rhiannon Lambert, seorang ahli nutrisi mengungkapkan jika normalnya frekuensi kentut manusia adalah 5 sampai 15 kali. Dalam bukunya yang berjudul, The Science of Nutrition, jika seseorang kentut lebih dari 15 kali dengan disertai aroma tak sedap, ini memungkinkan sistem pencernaan sedang bermasalah. 

Lambert mengatakan, “Kentut terjadi karena fermentasi alami di usus. Ada beberapa alasan kenapa kentut tidak normal dan beraroma.” 

Adapun alasan kentut tidak normal menurut Lambert antara lain adalah:

  • Usus mencerna makanan dengan jumlah yang berlebih. 
  • Usus berisiko intoleransi makanan terhadap makanan tertentu. Jadi membuat makanan tidak tercerna dengan baik. 
  • Konsumsi makanan yang tinggi serat secara berlebihan bisa meningkatkan frekuensi kentut. Apalagi jika usus tidak terbiasa bekerja berat dengan mencerna banyak serat. 
  • Makanan tercena terlalu cepat di dalam sistem pencernaan sehingga menimbulkan diare. Diare bisa meningkatkan frekuensi kentut.

Makanan yang Bikin Kentut Lebih Sering dan Berbau

Ada beberapa makanan yang disinyalir bikin kentut jadi lebih sering dan berbau. Adapun makanan tersebut antara lain protein hewani seperti daging merah, telur dan ikan. Sayuran yang mengandung gas seperti kembang kol, brokoli, kubis, bawang merah dan bawang putih. Minuman yang mengandung alkohol seperti bir dan anggur. 

Sekian mengenai kentut dan berapa frekuensi normalnya. Semoga informasi ini bermanfaat. Untuk mendapatkan sistem pencernaan yang lebih sehat, pastikan untuk menjaga pola makan yang sehat. Batasi asupan makanan yang bisa meningkatkan frekuensi kentut.

Berita Terkait
Baca Juga:
Anies Baswedan

Pengalaman 20 Agu 2023

Acara 17an Tak Terlupakan, Merayakan Bersama Semangat Anies Baswedan

Jakarta - Eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menampilkan kesederhanaan dan kedekatannya dengan rakyat dalam momen Peringatan HUT RI ke-78 di Waduk Lebak

Jasa Strategi Campaign Digital: Investasi Cerdas untuk Pertumbuhan Bisnis

Tips 24 Apr 2025

Jasa Strategi Campaign Digital: Investasi Cerdas untuk Pertumbuhan Bisnis

Dalam era digital yang semakin berkembang, jasa strategi campaign digital telah menjadi salah satu alat penting bagi perusahaan yang ingin memperluas jangkauan

pesanten Al Masoem Bandung

Pendidikan 24 Jun 2024

Program Kepedulian Lingkungan sebagai Bagian dari Pendidikan Karakter di Boarding School Al Masoem Bandung

Boarding School di Bandung, SMP Boarding School di Bandung, SMA Boarding School di Bandung Di masa kini, pendidikan karakter menjadi salah satu hal yang

Al Mas'oem Full Day School Terbaik di Jawa Barat

Pendidikan 10 Mei 2023

Al Mas'oem Full Day School Terbaik di Jawa Barat

Pesantren adalah lembaga pendidikan Islam tradisional yang telah menjadi bagian integral dari masyarakat Indonesia selama berabad-abad. Ini adalah tempat

obat diabetes

Kesehatan 4 Des 2017

Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai - Diabetes merupakan kondisi dimana kadar gula dalam tubuh melebihi batas nirmal dan cenderung tinggi sehingga

Kuliah Bisnis Digital Bandung: Biaya Terjangkau, Siap Jadi Pengusaha Sejak Mahasiswa

Tips 4 Jan 2026

Kuliah Bisnis Digital Bandung: Biaya Terjangkau, Siap Jadi Pengusaha Sejak Mahasiswa

Di tengah pesatnya transformasi ekonomi digital, memilih jurusan kuliah yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi keputusan penting bagi calon mahasiswa.

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
Hijab
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved