Raja TV
Kesemutan Ada yang Sementara dan Ada yang Berkepanjangan, Apa Penyebabnya?

Kesemutan Ada yang Sementara dan Ada yang Berkepanjangan, Apa Penyebabnya?

Admin
9 Jul 2024
Dibaca : 885x

Kesemutan adalah suatu kondisi tubuh tidak merasakan apa pun seperti mati rasa. Dalam istilah medisnya disebut parestesia. Penyebab terjadinya kesemutan beragam, ada yang bersifat sementara dan ada pula yang sifatnya berkepanjangan. Kesemutan sementara terjadi ketika pada anggota tubuh yang mengalami tekanan dalam waktu lama.

Hal ini membuat pasokan darah ke saraf di daerah itu menjadi terhambat. Kamu bisa merasakan kesemutan pada kaki setelah duduk bersila atau memakai sepatu terlalu kecil. Kesemutan pada tangan juga dapat dirasakan, misalnya ketika tidur dengan posisi kepala menindih lengan. Atau saat kamu sedang tiduran sambil memegang hand phone, dalam waktu yang lama, tanganmu merasa kram dan mati rasa atau seperti mati rasa.

Karena bersifat sementara, kondisi ini bisa mereda dengan sendirinya jika kamu membebaskan area yang kesemutan dari tekanan, seperti meluruskan kaki setelah duduk bersila atau melepaskan tangan yang tertindih. Dengan begitu aliran darah akan kembali lancar. Selain tekanan, penyebab kesemutan sementara bisa disebabkan oleh dehidrasi dan hiperventilasi, yaitu kondisi pada saat kamu bernapas terlalu cepat.

Penyebab lain adalah penyakit Raynaud. Penyakit ini mempengaruhi pasokan darah ke area tertentu pada tubuh, seperti jari-jari tangan dan kaki. Penyakit ini khususnya menyerang saat penderita sedang stress, gelisah, atau berada di ruangan bersuhu dingin.

Kesemutan yang terjadi secara berkepanjangan biasanya berhubungan dengan kondisi kesehatanmu, misalnya akibat menderita penyakit diabetes, gangguan ginjal, penyakit hati, stroke, tumor otak, kanker, ketidakseimbangan hormon, multiple sclerosis atau sklerosis ganda, atau CTS (carpal tunnel syndrome) atau sindrom lorong karpal, kompresi saraf ulnar.

Selain itu, obat-obatan yang sedang kamu konsumsi juga bisa memicu kesemutan, misalnya obat-obatan kemoterapi yang digunakan untuk mengatasi kanker payudara dan limfoma, obat pencegah kejang, antibiotik, dan obat untuk penyakit HIV/AIDS.

Terpapar zat beracun juga bisa menimbulkan kesemutan. Zat-zat beracun terkait, misalnya merkuri, talium, timbal arsenik, dan beberapa bahan kimia industrial lainnya.

Faktor lain yang menyebabkan kesemutan berkepanjangan adalah malanutrisi atau kondisi tubuh saat kekurangan nutrisi penting akibat pola makan yang buruk, kekurangan vitamin B12, dan akibat mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

Bagaimana cara mengetahui penyebab pasti kesemutan? Jika kamu sering merasa kesemutan, kamu bisa menanyakan penyebabnya ke dokter. Beberapa tes mungkin akan dijalani, seperti tes darah, tes elektromiogram, pemeriksaan cairan serebrospinal, tes konduksi saraf, tes MRI, dan biopsi saraf.

Tapi sebelum menjalani prosedur medis, dokter akan menanyakan gejala yang kamu alami, riwayat kesehatanmu, kondisi lingkungan kerja, gaya hidupmu, serta riwayat penyakit keluarga. Setelah diagnosis ditetapkan, kamu akan lebih mudah menangani kesemutan yang kamu alami. Sebagai contoh, jika kesemutan terjadi karena diabetes, maka dokter akan mengingatkanmu untuk selalu mengontrol kadar gula darah, rutin menyuntikkan insulin, dan menerapkan pola makan sehat.

https://pafikotamuaraenim.org/

Secara umum, kesemutan bisa diminimalisasi dengan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat, misalnya :

  • Rutin berolahraga.
  • Menghindari terpapar racun.
  • Menghindari atau membatasi konsumsi minuman beralkohol.
  • Berhenti merokok.
  • Pola makan yang sehat.
  • Senantiasa menjaga berat badan ideal.
  • Mengobati dan mengontrol penyakit kronis jika ada, seperti diabetes atau gagal ginjal.

Kebanyakan kasus kesemutan yang terjadi bersifat sementara. Kamu disarankan untuk segera mengunjungi dokter jika kesemutan yang kamu alami memburuk, disertai kemunculan ruam, diiringi pusing, kejang otot atau gejala lain yang tidak biasa, menjadi lebih sering buang air kecil, timbul rasa nyeri di leher, lengan bawah dan jari, tubuh terasa lemah atau tidak bisa bergerak, dan kehilangan kesadaran.

Jangan pernah menyepelekan kondisi kesemuatan yang kamu rasakan. Segera tangani dan hilangkan apabila kesemutannya bersifat sementara.

Berita Terkait
Baca Juga:
pesanten Al Masoem Bandung

Pendidikan 25 Jul 2024

Meningkatkan Kesehatan dan Kebugaran Siswa Boarding School Al Masoem Bandung Melalui Olahraga

Siswa-siswa di Boarding School Al Masoem di Bandung telah lama disadari pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Melalui pendekatan yang holistik,

Tips Perawatan Kulit Wajah Berminyak

Kecantikan 9 Jun 2024

Tips Perawatan Kulit Wajah Berminyak

Punya masalah dengan kulit  wajah berminyak? Tenang, kamu nggak sendirian kok. Kulit berminyak memang bisa jadi tantangan tersendiri, terutama saat harus

Jasa Viral Marketing Meningkatkan Penjualan dan Omzet

Bisnis 24 Maret 2025

Jasa Viral Marketing: Solusi Tepat untuk Meningkatkan Brand Awareness dan Omzet

Di era digital yang semakin pesat, persaingan di dunia bisnis menjadi semakin ketat. Perusahaan tidak hanya dituntut untuk memiliki produk berkualitas, tetapi

Isu Politisasi Bantuan Banjir Sumatera, PAN Tepis Narasi yang Menyeret Zulhas

Gaya Hidup 8 Des 2025

Isu Politisasi Bantuan Banjir Sumatera, PAN Tepis Narasi yang Menyeret Zulhas

Aksi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat terjun langsung membantu warga terdampak banjir di wilayah Sumatera tengah menjadi sorotan publik.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Kalangan Remaja

Kesehatan 16 Sep 2024

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Kalangan Remaja

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja, terutama karena mereka berada di fase kehidupan yang penuh dengan perubahan fisik,

Siap Menghadapi Tantangan Tren Online Marketing 2026: Strategi Digital yang Efektif

Tips 28 Jan 2026

Siap Menghadapi Tantangan Tren Online Marketing 2026: Strategi Digital yang Efektif

Memasuki tahun 2026, lanskap pemasaran digital diprediksi semakin dinamis dan penuh tantangan. Dalam konteks perubahan perilaku konsumen serta kemajuan

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved