
Amiloidosis merupakan salah satu dari beberapa penyakit langka di dunia. Penyebabnya pun juga sangat ‘sepele’ yakni deposit tinggi protein yang tidak normal, dimana sering disebut amiloid dalam istilah kedokteran. Deposit protein tersebut terdapat dalam jaringan dan organ tubuh. Meski banyak orang mengkonsumsi protein dalam dosis tinggi, tidak semua dapat menderita penyakit langka ini.
Penyebab Utama Amiloidosis
Amiloidosis atau AL muncul sebagai penyakit primer apabila protein dalam tubuh tidak terurai sempurna. Tetapi, ada pula AL sekunder, dimana penyebabnya adalah efek samping dari penyakit lainnya. Sedangkan AL familial muncul karena faktor genetik, meski juga jarang terjadi. Khusus untuk AL familiar, akibatnya lebih parah, yakni kerusakan saraf yang disebut TTR-FAP atau transthyretin familial amiloid.
Deteksi Gejala Dan Pengobatan
Diagnosa pada pasien adalah dengan biopsi jaringan. Yang cukup rumit dari penyakit ini adalah adanya fungsi abnormal pada organ tubuh yang tidak menentu. Mendiagnosa AL memang cukup rumit, karena gejalanya menyerupai penyakit lain. Tetapi pasien yang memiliki silsilah keluarga AL, maka pemeriksaan akan lebih mudah. Selain gejala dan riwayat kesehatan pribadi, dokter Anda juga akan melakukan tes genetik.
Perawatan medis untuk AL tergantung pada jenisnya. Tetapi, pengobatan dapat menggunakan Dexamethasone, yang biasanya dipergunakan untuk pengobatan leukemia atau limfoma dan penyakit lainnya yang menurunkan daya tahan tubuh.
Gejala
Adapun gejalanya meliputi kaki lunglai, namun bengkak terutama pada pergelangan, merasakan lelah yang ekstrim, insomnia, penurunan berat badan dan palpitasi jantung. Khusus untuk gejala yang terakhir, seseorang yang menderita AL memang sangat rentan dengan penyakit jantung. Rasa nyeri di dada serta detak jantung tidak teratur atau cepat juga menyertainya.
Perawatan Rutin
Dokter akan menyarankan pengobatan AL dengan tujuan menghentikan perkembangan penyakit. Dalam hal ini, pengobatan akan dilakukan dengan pembatasan penyimpanan protein dalam tubuh. Selain itu, pengobatan dapat dilakukan dengan meminimalisir efek AL terhadap tubuh pasien.
AL sangat mempengaruhi jantung. Dokter biasanya memberi resep diuretik untuk mengurangi pembengkakan, serta mengencerkan darah. Karena, perawatan medis untuk Amiloidosis berfokus pada area jantung terlebih dahulu.i
Pendidikan 18 Maret 2025
Biaya Kuliah Jurusan Psikologi di Berbagai Universitas di Indonesia
Bagi calon mahasiswa yang bercita-cita masuk Jurusan Psikologi, mengetahui biaya kuliah psikologi di berbagai universitas di Indonesia adalah langkah penting
Kesehatan 27 Sep 2024
Dampak Positif Keberadaan PAFI Bagi Layanan Kesehatan
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) merupakan organisasi profesional yang menaungi para tenaga teknis kefarmasian di Indonesia. Sebagai organisasi yang
Kesehatan 29 Jul 2020
7 Komplikasi Ankylosing Spondylitis Yang Harus Diwaspadai
Ankylosing spondylitis (AS) merupakan penyakit radang pada tulang belakang yang merembet ke bagian tubuh lainnya. Gejala AS dapat bervariasi, namun
Gaya Hidup 14 Jul 2020
Anggapan yang Kurang Tepat tentang Kartu Kredit
Apakah anda memiliki kartu kredit? Ada banyak kemudahan yang akan anda dapatkan ketika menggunakan kartu kredit sebagai alat transaksi. Terutama di masa
Tips 1 Jan 2026
Kenapa Banyak Orang Gagal Psikotes Padahal Soalnya Bisa Dijawab?
Psikotes sering dianggap sebagai ujian yang menakutkan karena bentuk soalnya terasa asing dan waktunya sangat terbatas. Banyak peserta merasa sudah belajar,
Tips 14 Maret 2025
Panduan Lengkap Uji Kompetensi Dokter Indonesia: Syarat, Materi, dan Tips Lulus
Jadwal Uji Kompetensi Dokter Indonesia 2026, Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) tahun 2026 dijadwalkan akan berlangsung dalam beberapa