rajapress
Manfaat Jatuh Cinta bagi Kesehatan Tubuh dan Mental

Manfaat Jatuh Cinta bagi Kesehatan Tubuh dan Mental

Admin
29 Mei 2022
Dibaca : 1483x

Setiap orang pasti pernah mengalami jatuh cinta. Tak bisa dipungkiri, jatuh cinta menjadi salah satu momen yang paling membahagiakan dalam hidup karena otak akan melepaskan aliran dopamin atau hormon yang bisa meningkatkan suasana hati. Saat jatuh cinta, semua hal yang terjadi akan terasa lebih indah dan juga mendebarkan. Dikutip dari Insider, ikatan dan koneksi yang terjalin saat jatuh cinta bisa membuat seseorang menjalani hidup dengan tenang dan penuh empati. Bukan hanya membahagiakan, ternyata jatuh cinta juga bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh dan mental lho. Beberapa manfaat yang dirasakan tubuh saat jatuh cinta. Apakah kamu penasaran? 

1. Jatuh cinta dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Sebuah studi tahun 2019 menemukan, jatuh cinta dapat memiliki efek positif pada sistem kekebalan tubuh. Dalam studi yang berlangsung selama dua tahun itu terungkap mereka yang jatuh cinta memiliki imun tubuh yang lebih kuat melawan infeksi atau penyakit.

2. Jatuh cinta bisa membuat tubuh meminimalisir rasa sakit

Perasaan bahagia saat jatuh cinta bisa membuat tubuh mengirimkan sinyal ke otak untuk meminimalisir rasa sakit. Hal ini diungkapkan dalam sebuah studi kecil pada tahun 2010, yang menunjukkan orang-orang yang sedang terlibat dalam hubungan romantis bisa mengontrol rasa sakit dalam tubuh. Misalnya saat sakit kepala atau sakit punggung.

3. Menjaga jantung tetap sehat

Jatuh cinta telah terbukti secara ilmiah bisa meningkatkan detak jantung tubuh. Dengan begitu, aliran darah pun meningkat ke seluruh bagian tubuh, termasuk ke organ vital jantung. Hal ini juga dibuktikan melalui sebuah studi tahun 2013 yang menunjukkan orang jatuh cinta memiliki risiko yang lebih rendah terhadap penyakit jantung.

4. Terhindar dari stres

Menurut laporan Health and Human Services di Amerika Serikat, jatuh cinta bisa mengurangi depresi, baik pada pria maupun wanita. Hal ini juga dikonfirmasi oleh Dr. Helen Riess, director of the Empathy and Relational Science Program di Massachusetts General Hospital, Amerika Serikat. Helen mengatakan, saat jatuh cinta, orang akan merasa aman dan nyaman dengan pasangannya. Perasaan ini bisa mengurangi hormon kortisol yang berpengaruh terhadap tingkat stres.

5. Menurunkan tekanan darah

Dikutip dari WebMD, memiliki hubungan asmara yang harmonis juga bisa menurunkan tekanan darah. Penelitian di Annals of Behavioral Medicine juga mengungkapkan orang yang sedang jatuh cinta cenderung memiliki tekanan darah yang normal.

6. Memperpanjang umur

Dikutip dari Insider, terdapat sebuah meta-analisis pada tahun 2015 yang melibatkan 72.000 orang dewasa menemukan bahwa jatuh cinta bisa meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh. Selain itu, ada juga studi tahun 2020 yang dilakukan kepada 164.000 orang lanjut usia mengungkapkan jatuh cinta bisa menurunkan risiko kematian seseorang sehingga bisa hidup panjang umur. Mereka yang terikat dalam hubungan asmara memiliki harapan hidup yang lebih lama daripada mereka yang tidak jatuh cinta.

Berita Terkait
Baca Juga:
Cara Mempertahankan Berat Badan untuk Perempuan yang Jarang Olahraga

Gaya Hidup 16 Jun 2022

Cara Mempertahankan Berat Badan untuk Perempuan yang Jarang Olahraga

 Ada nggak sih trik mempertahankan berat badan selain olahraga? Ya, sebenarnya memang olahraga jadi salah satu kunci utama mempertahankan berat

Sneakers Nyaman Dipakai Untuk Berbagai Gaya dan Kekinian

Gaya Hidup 25 Jul 2021

Sneakers Nyaman Dipakai Untuk Berbagai Gaya dan Kekinian

Jika ditanya apa salah satu merk seri sepatu yang menjadi game changer di dunia sneakers, tentunya  tidak berlebihan jika

Manfaat Serai Bagi Kesehatan Tubuh

Kesehatan 18 Feb 2019

Manfaat Serai Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Serai Bagi Kesehatan Tubuh.Memiliki nama lain Cymbopogon Citratus tanaman serai termasuk kedalam kategori rumput rumputan yang berdaun

Mengenal Stress Eating, Keinginan Makan Berlebih saat Stres

Gaya Hidup 5 Nov 2024

Mengenal Stress Eating, Keinginan Makan Berlebih saat Stres

Saat sedang stres, tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang dapat meningkatkan nafsu makan sehingga muncul keinginan untuk makan disaat stres/tertekan,

Sejumlah Faktor Pemicu Kanker Serviks

Kesehatan 4 Jul 2024

Sejumlah Faktor Pemicu Kanker Serviks

Kanker merupakan salah satu penyakit yang dianggap paling mematikan. Tidak hanya di dunia namun juga di Indonesia. Di Indonesia sendiri, kanker serviks

Google

Bisnis 25 Maret 2025

Peringkat Website di Google: Cara Meningkatkan Ranking Dengan Cepat

Dalam era digital saat ini, memiliki sebuah website bukan hanya sekadar kebutuhan, tetapi sudah menjadi suatu keharusan bagi bisnis dan individu yang ingin

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved