
Setiap orang pasti pernah mengalami jatuh cinta. Tak bisa dipungkiri, jatuh cinta menjadi salah satu momen yang paling membahagiakan dalam hidup karena otak akan melepaskan aliran dopamin atau hormon yang bisa meningkatkan suasana hati. Saat jatuh cinta, semua hal yang terjadi akan terasa lebih indah dan juga mendebarkan. Dikutip dari Insider, ikatan dan koneksi yang terjalin saat jatuh cinta bisa membuat seseorang menjalani hidup dengan tenang dan penuh empati. Bukan hanya membahagiakan, ternyata jatuh cinta juga bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh dan mental lho. Beberapa manfaat yang dirasakan tubuh saat jatuh cinta. Apakah kamu penasaran?
1. Jatuh cinta dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Sebuah studi tahun 2019 menemukan, jatuh cinta dapat memiliki efek positif pada sistem kekebalan tubuh. Dalam studi yang berlangsung selama dua tahun itu terungkap mereka yang jatuh cinta memiliki imun tubuh yang lebih kuat melawan infeksi atau penyakit.
2. Jatuh cinta bisa membuat tubuh meminimalisir rasa sakit
Perasaan bahagia saat jatuh cinta bisa membuat tubuh mengirimkan sinyal ke otak untuk meminimalisir rasa sakit. Hal ini diungkapkan dalam sebuah studi kecil pada tahun 2010, yang menunjukkan orang-orang yang sedang terlibat dalam hubungan romantis bisa mengontrol rasa sakit dalam tubuh. Misalnya saat sakit kepala atau sakit punggung.
3. Menjaga jantung tetap sehat
Jatuh cinta telah terbukti secara ilmiah bisa meningkatkan detak jantung tubuh. Dengan begitu, aliran darah pun meningkat ke seluruh bagian tubuh, termasuk ke organ vital jantung. Hal ini juga dibuktikan melalui sebuah studi tahun 2013 yang menunjukkan orang jatuh cinta memiliki risiko yang lebih rendah terhadap penyakit jantung.
4. Terhindar dari stres
Menurut laporan Health and Human Services di Amerika Serikat, jatuh cinta bisa mengurangi depresi, baik pada pria maupun wanita. Hal ini juga dikonfirmasi oleh Dr. Helen Riess, director of the Empathy and Relational Science Program di Massachusetts General Hospital, Amerika Serikat. Helen mengatakan, saat jatuh cinta, orang akan merasa aman dan nyaman dengan pasangannya. Perasaan ini bisa mengurangi hormon kortisol yang berpengaruh terhadap tingkat stres.
5. Menurunkan tekanan darah
Dikutip dari WebMD, memiliki hubungan asmara yang harmonis juga bisa menurunkan tekanan darah. Penelitian di Annals of Behavioral Medicine juga mengungkapkan orang yang sedang jatuh cinta cenderung memiliki tekanan darah yang normal.
6. Memperpanjang umur
Dikutip dari Insider, terdapat sebuah meta-analisis pada tahun 2015 yang melibatkan 72.000 orang dewasa menemukan bahwa jatuh cinta bisa meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh. Selain itu, ada juga studi tahun 2020 yang dilakukan kepada 164.000 orang lanjut usia mengungkapkan jatuh cinta bisa menurunkan risiko kematian seseorang sehingga bisa hidup panjang umur. Mereka yang terikat dalam hubungan asmara memiliki harapan hidup yang lebih lama daripada mereka yang tidak jatuh cinta.
Gaya Hidup 26 Sep 2021
Tips Agar Nonton Film Online Jadi Lebih Seru dan Asyik
Kegiatan menonton film merupakan hal yang banyak digemari oleh hampir setiap lapisan masyarakat. Baik itu dari kalangan remaja maupun orang dewasa. Dan kini
Tips 14 Maret 2025
Panduan Lengkap Uji Kompetensi Dokter Indonesia: Syarat, Materi, dan Tips Lulus
Jadwal Uji Kompetensi Dokter Indonesia 2026, Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) tahun 2026 dijadwalkan akan berlangsung dalam beberapa
Pengalaman 11 Jul 2020
Perkaya Wawasan dengan Berita Terupdate di Voice of Indonesia
Jaman dahulu untuk menerima sebuah informasi terutama berita maka membutuhkan sebuah media cetak seperti koran atau majalah. Tetapi seiring dengan perkembangan
Pendidikan 11 Maret 2025
Angka Deret: Tips Belajar untuk Meningkatkan Keterampilan Menghitung Deret
Angka deret merupakan salah satu konsep dasar dalam matematika yang sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti analisis data, pemrograman, dan bahkan
Tips 15 Jul 2024
Tips Manajemen Waktu untuk Mahasiswa Kelas Karyawan antara Bekerja dan Studi
Menyeimbangkan antara pekerjaan dan studi merupakan tantangan yang sering dihadapi oleh kelas karyawan. Tanpa manajemen waktu yang efektif, beban kerja dan
Pendidikan 25 Agu 2025
Kenapa Harus Kuliah Setelah Lulus SMA atau SMK?
Setelah lulus SMA atau SMK, banyak lulusan dihadapkan pada pilihan: langsung bekerja atau melanjutkan kuliah. Pertanyaan kenapa harus kuliah sering muncul,