rajapress
Penyebab dan Cara Mengatasi Stroke Ringan

Penyebab dan Cara Mengatasi Stroke Ringan

Admin
23 Sep 2022
Dibaca : 1173x

Penyebab stroke ringan sama dengan stroke secara umum. Kondisi ini terjadi akibat berkurangnya suplai darah ke otak akibat penyumbatan di pembuluh darah otak. Bedanya, penyumbatan darah pada stroke ringan hanya terjadi sebentar dan suplai darah akan kembali normal sebelum ada kerusakan di otak. Meski dapat membaik dengan sendirinya, stroke ringan tetap perlu mendapatkan perawatan medis secepatnya. Jika tidak diobati, stroke ringan dapat berpotensi menyebabkan stroke atau kerusakan otak permanen.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke ringan :

Gaya hidup tidak sehat

Seseorang yang gaya hidupnya tidak sehat lebih berisiko untuk mengalami stroke ringan. Kebiasaan atau gaya hidup tidak sehat yang dimaksud adalah merokok, jarang berolahraga, sering mengonsumsi makanan berlemak dan asin, sering mengonsumsi alkohol, dan menggunakan narkoba.

Penyakit tertentu

Stroke ringan juga lebih berisiko terjadi pada orang yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti:

  • Hipertensi
  • Diabetes
  • Kolesterol tinggi
  • Obesitas
  • Masalah pada jantung, seperti gagal jantung, penyakit jantung, dan aritmia
  • Memiliki riwayat serangan TIA atau stroke sebelumnya
  • Kelainan darah, seperti penyakit sel sabit dan darah mudah membeku

Usia

Menurut beberapa penelitian, orang berusia lanjut atau yang usianya lebih dari 55 tahun lebih berisiko terkena serangan stroke ringan dibandingkan dengan orang yang lebih muda. Namun, tidak semua kasus stroke ringan terjadi pada kelompok usia tua. Orang berusia muda pun bisa terkena kondisi ini.

Keturunan

Faktor genetik atau keturunan juga bisa menjadi penyebab stroke ringan. Artinya, jika ada anggota keluarga sedarah Anda yang pernah mengalami stroke ringan, Anda juga berisiko terkena stroke ringan. Gejala stroke ringan yang tidak berlangsung lama dan tidak mengakibatkan kerusakan permanen pada otak membuat kebanyakan orang menganggap remeh kondisi ini. Padahal jika dibiarkan, stroke ringan dapat berkembang menjadi penyakit stroke yang berbahaya.

Guna mencegah hal itu terjadi, setiap orang perlu melakukan upaya pencegahan sejak dini. Caranya dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti menghindari asap rokok atau pun merokok, membatasi konsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan garam, rutin berolahraga, membatasi konsumsi alkohol, dan hindari konsumsi obat-obatan terlarang.

Cara mengatasi stroke ringan yang bsia Anda lakukan secara konsisten, antara lain : 

Mengubah gaya hidup

Cara mengatasi stroke ringan yang pertama adalah dengan memulai melakukan perubahan gaya hidup. Tujuannya jelas, untuk mengurangi risiko berkembangnya gejala TIA. Menurut National Institutes of Health, pengidap stroke ringan akan didorong untuk melakukan perubahan gaya hidup seperti berhenti merokok, rutin berolahraga, dan megonsumsi makanan sehat atau bergizi seimbang.

Kelola masalah kesehatan

Cara mengatasi stroke ringan yang kedua adalah mengelola masalah kesehatan dengan bijak. Bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, seperti diabetes atau hipertensi, tetap lakukan perawatan Anda. Minum obat yang diresepkan sesuai jadwal bisa membantu menurunkan risiko stroke secara signifikan.

Konsumsi obat-obatan

Cara mengatasi stroke ringan yang selanjutnya adalah rajin mengonsumsi obat-obatan. Konsumsi atau terapi obat-obatan bertujuan untuk mengurangi risiko stroke akibat TIA. Obat-obatan yang diberikan seperti obat pengencer darah, misalnya aspirin atau Coumadin, untuk mengurangi pembekuan darah. Di samping itu, ada pula obat antihipertensi, obat statin, atau obat antikaogulan yang mungkin diberikan oleh dokter.

Terapi fisik

Cara mengatasi stroke ringan yang keempat adalah melakukan terapi fisik. Kondisi fisik adalah salah satu hal yang perlu dijaga dan ditingkatkan kinerjanya setelah mengalami stroke ringan. Terapi fisik membantu penderita untuk bisa bergerak dengan aman dan mudah dengan cara menguatkan otot dan menyeimbangkan tubuh. Terapi fisik juga dapat mengatasi ketegangan pada otot yang membuat penderita menjadi lebih leluasa dalam bergerak.

Jaga berat badan tetap ideal

Cara mengatasi stroke ringan yang terakhir adalah menjaga berat badan. Obesitas menempatkan seseorang pada risiko yang lebih tinggi untuk terkena stroke. Menghilangkan berat badan minimal 4,5 kilogram bisa membuat risiko tersebut berkurang banyak.  Cara untuk menurunkan berat badan, sebaiknya fokuslah pada pola makan seimbang dengan makanan utuh dan rajin berolahraga.                                                                                             

Itulah beberapa cara mengatasi stroke ringan yang bisa Anda lakukan mulai sekarang. Bila Anda mengalami gejala stroke ringan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Dan ada baiknya selama penderita stroke ringan belum pulih menggunakan pad dewasa dengan perekat sehingga tidak terganggu dengan masalah buang air kecil, tidak perlu cape untuk ke  toilet dan bebas beraktifitas dimana saja.

Baca Juga:
Cara Membuat Pria Jatuh Cinta Denganmu Melalui Pesan Teks

Tips 28 Jun 2022

Cara Membuat Pria Jatuh Cinta Denganmu Melalui Pesan Teks

Ada begitu banyak cara untuk membuat pria tertarik padamu. Selain membuat pesona secara langsung, kamu bisa menarik perhatian dia melalui pesan teks

Google

Tips 4 Jun 2025

Tryout Online STAN: Prediksi Soal yang Paling Sering Muncul dan Akurat untuk Persiapan Tes Masuk PKN STAN

Menjelang ujian seleksi calon mahasiswa baru di Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN), banyak calon peserta yang mulai mencari

cari_panduan_karier_lulusan_smasmk_tanpa_kuliah_ini_rekomendasi_pahami_risiko__peluangmu

Pendidikan 13 Okt 2025

Cari Panduan Karier Lulusan SMA/SMK Tanpa Kuliah? Ini Rekomendasi Pahami Risiko & Peluangmu!

Bagi sebagian besar lulusan SMA dan SMK, keputusan setelah menuntaskan pendidikan menengah adalah persimpangan jalan yang krusial. Ada yang memilih melanjutkan

Pesantren dan Boarding School Al Masoem Bandung

Pendidikan 7 Jan 2025

Pentingnya Kolaborasi dan Empati dalam Menjalin Pertemanan di Asrama

Boarding School Al Masoem Bandung turut membangun budaya kolaborasi dan empati di antara siswa tingkat SMA yang tinggal di asrama. Kolaborasi dan empati

Keberlanjutan SEO Jangka Panjang: Membangun Ekosistem Digital yang Tahan Badai Algoritma

Tips 20 Jan 2026

Keberlanjutan SEO Jangka Panjang: Membangun Ekosistem Digital yang Tahan Badai Algoritma

Bagi banyak praktisi pemasaran, tahun 2026 telah menjadi pengingat bahwa SEO bukanlah sekadar proyek sekali jalan atau trik untuk memanipulasi angka. SEO

Inovasi Mahasiswa Teknik Elektro ITB: Teknologi Masa Depan dan Karya Cemerlang

Pendidikan 14 Maret 2025

Inovasi Mahasiswa Teknik Elektro ITB: Teknologi Masa Depan dan Karya Cemerlang

Mahasiswa Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) dikenal luas karena inovasi-inovasi yang mereka hasilkan. Di tengah pesatnya kemajuan teknologi,

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved