rajaseo
Penyebab dan Cara Mengatasi Stroke Ringan

Penyebab dan Cara Mengatasi Stroke Ringan

Admin
23 Sep 2022
Dibaca : 1138x

Penyebab stroke ringan sama dengan stroke secara umum. Kondisi ini terjadi akibat berkurangnya suplai darah ke otak akibat penyumbatan di pembuluh darah otak. Bedanya, penyumbatan darah pada stroke ringan hanya terjadi sebentar dan suplai darah akan kembali normal sebelum ada kerusakan di otak. Meski dapat membaik dengan sendirinya, stroke ringan tetap perlu mendapatkan perawatan medis secepatnya. Jika tidak diobati, stroke ringan dapat berpotensi menyebabkan stroke atau kerusakan otak permanen.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke ringan :

Gaya hidup tidak sehat

Seseorang yang gaya hidupnya tidak sehat lebih berisiko untuk mengalami stroke ringan. Kebiasaan atau gaya hidup tidak sehat yang dimaksud adalah merokok, jarang berolahraga, sering mengonsumsi makanan berlemak dan asin, sering mengonsumsi alkohol, dan menggunakan narkoba.

Penyakit tertentu

Stroke ringan juga lebih berisiko terjadi pada orang yang memiliki kondisi medis tertentu, seperti:

  • Hipertensi
  • Diabetes
  • Kolesterol tinggi
  • Obesitas
  • Masalah pada jantung, seperti gagal jantung, penyakit jantung, dan aritmia
  • Memiliki riwayat serangan TIA atau stroke sebelumnya
  • Kelainan darah, seperti penyakit sel sabit dan darah mudah membeku

Usia

Menurut beberapa penelitian, orang berusia lanjut atau yang usianya lebih dari 55 tahun lebih berisiko terkena serangan stroke ringan dibandingkan dengan orang yang lebih muda. Namun, tidak semua kasus stroke ringan terjadi pada kelompok usia tua. Orang berusia muda pun bisa terkena kondisi ini.

Keturunan

Faktor genetik atau keturunan juga bisa menjadi penyebab stroke ringan. Artinya, jika ada anggota keluarga sedarah Anda yang pernah mengalami stroke ringan, Anda juga berisiko terkena stroke ringan. Gejala stroke ringan yang tidak berlangsung lama dan tidak mengakibatkan kerusakan permanen pada otak membuat kebanyakan orang menganggap remeh kondisi ini. Padahal jika dibiarkan, stroke ringan dapat berkembang menjadi penyakit stroke yang berbahaya.

Guna mencegah hal itu terjadi, setiap orang perlu melakukan upaya pencegahan sejak dini. Caranya dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti menghindari asap rokok atau pun merokok, membatasi konsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan garam, rutin berolahraga, membatasi konsumsi alkohol, dan hindari konsumsi obat-obatan terlarang.

Cara mengatasi stroke ringan yang bsia Anda lakukan secara konsisten, antara lain : 

Mengubah gaya hidup

Cara mengatasi stroke ringan yang pertama adalah dengan memulai melakukan perubahan gaya hidup. Tujuannya jelas, untuk mengurangi risiko berkembangnya gejala TIA. Menurut National Institutes of Health, pengidap stroke ringan akan didorong untuk melakukan perubahan gaya hidup seperti berhenti merokok, rutin berolahraga, dan megonsumsi makanan sehat atau bergizi seimbang.

Kelola masalah kesehatan

Cara mengatasi stroke ringan yang kedua adalah mengelola masalah kesehatan dengan bijak. Bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, seperti diabetes atau hipertensi, tetap lakukan perawatan Anda. Minum obat yang diresepkan sesuai jadwal bisa membantu menurunkan risiko stroke secara signifikan.

Konsumsi obat-obatan

Cara mengatasi stroke ringan yang selanjutnya adalah rajin mengonsumsi obat-obatan. Konsumsi atau terapi obat-obatan bertujuan untuk mengurangi risiko stroke akibat TIA. Obat-obatan yang diberikan seperti obat pengencer darah, misalnya aspirin atau Coumadin, untuk mengurangi pembekuan darah. Di samping itu, ada pula obat antihipertensi, obat statin, atau obat antikaogulan yang mungkin diberikan oleh dokter.

Terapi fisik

Cara mengatasi stroke ringan yang keempat adalah melakukan terapi fisik. Kondisi fisik adalah salah satu hal yang perlu dijaga dan ditingkatkan kinerjanya setelah mengalami stroke ringan. Terapi fisik membantu penderita untuk bisa bergerak dengan aman dan mudah dengan cara menguatkan otot dan menyeimbangkan tubuh. Terapi fisik juga dapat mengatasi ketegangan pada otot yang membuat penderita menjadi lebih leluasa dalam bergerak.

Jaga berat badan tetap ideal

Cara mengatasi stroke ringan yang terakhir adalah menjaga berat badan. Obesitas menempatkan seseorang pada risiko yang lebih tinggi untuk terkena stroke. Menghilangkan berat badan minimal 4,5 kilogram bisa membuat risiko tersebut berkurang banyak.  Cara untuk menurunkan berat badan, sebaiknya fokuslah pada pola makan seimbang dengan makanan utuh dan rajin berolahraga.                                                                                             

Itulah beberapa cara mengatasi stroke ringan yang bisa Anda lakukan mulai sekarang. Bila Anda mengalami gejala stroke ringan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Dan ada baiknya selama penderita stroke ringan belum pulih menggunakan pad dewasa dengan perekat sehingga tidak terganggu dengan masalah buang air kecil, tidak perlu cape untuk ke  toilet dan bebas beraktifitas dimana saja.

Baca Juga:
Liburan Nyaman di Lombok? Pilih Tipe Mobil Sewa Sesuai Gayamu

Transportasi 15 Mei 2025

Liburan Nyaman di Lombok? Pilih Tipe Mobil Sewa Sesuai Gayamu

Mengunjungi Pulau Lombok merupakan impian banyak orang, baik untuk liburan, bisnis, maupun perjalanan keluarga. Keindahan pantai, budaya, dan keramahan

Tryout Online Gratis UTBK 2025: Strategi Lulus UTBK Tanpa Biaya Sepeserpun

Pendidikan 11 Mei 2025

Tryout Online Gratis UTBK 2025: Strategi Lulus UTBK Tanpa Biaya Sepeserpun

Mendekati pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025, banyak siswa yang berlomba-lomba mempersiapkan diri sebaik mungkin. Dengan kompetisi yang

Trik Menjawab Tryout CPNS: Strategi Efektif Menguasai Soal TWK, TIU, dan TKP

Pendidikan 29 Apr 2025

Trik Menjawab Tryout CPNS: Strategi Efektif Menguasai Soal TWK, TIU, dan TKP

Persaingan dalam seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) semakin ketat. Oleh karena itu, banyak peserta yang mengandalkan tryout CPNS sebagai

Mengenal Penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

Kesehatan 23 Jul 2024

Mengenal Penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

Pernahkah Anda mendengar penyakit GERD? GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) merupakan penyakit yang terjadi ketika otot di ujung kerongkongan dalam posisi

Hanya Jaman Jokowi, KPK bisa Takluk

Pengalaman 3 Jun 2021

Hanya Jaman Jokowi, KPK bisa Takluk

Sejak banyaknya kasus korupsi yang dilakukan oleh PDI Perjuangan, sepertinya menjadi acuan pemerintah untuk mengkerdilkan KPK, agar KPK tidak bisa seenaknya

Bagaimana Kuliah Bentuk Mahasiswa Siap Kerja? Ini Jawabannya!

Pendidikan 7 Okt 2025

Bagaimana Kuliah Bentuk Mahasiswa Siap Kerja? Ini Jawabannya!

Era disrupsi teknologi dan perubahan lanskap industri yang begitu cepat menuntut perguruan tinggi untuk tidak hanya menjadi pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
Hijab
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved