Masoem University
Pola Bisnis PBF dan Aplikasi Terbaik untuk Pengelolaannya

Pola Bisnis PBF dan Aplikasi Terbaik untuk Pengelolaannya

Admin
17 Nov 2022
Dibaca : 1386x

Salah satu pihak yang memegang peranan penting dalam urusan penyaluran obat di tengah masyarakat yaitu Pedagang Besar Farmasi alias PBF. Obat-obatan atau bahan obat merupakan kebutuhan yang menunjang kesehatan masyarakat. Menjual obat-obatan tidak bisa dilakukan secara sembarangan, melainkan harus melibatkan pihak-pihak yang memiliki izin serta wewenang.  Obat atau bahan obat merupakan produk penunjang kesehatan yang dibuat dari bahan-bahan khusus serta diolah menggunakan proses tertentu.

Biasanya obat memiliki kandungan kimiawi sehingga proses produksinya harus diawasi agar tidak membahayakan. Tidak berhenti pada proses produksi, proses distribusi obat maupun bahan obat juga tidak terlepas dari pengawasan. Dalam hal tersebut, Pedagang Besar Farmasi (PBF) adalah pihak yang memiliki izin serta wewenang menjalankannya.

Pengertian dari PBF adalah perusahaan berbadan hukum yang telah mengantongi izin untuk melakukan kegiatan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian obat maupun bahan obat dalam jumlah besar berdasarkan aturan undang-undang. Dengan demikian, kegiatan bisnis suatu perusahaan PBF bisa berjalan karena keberadaannya telah mendapatkan izin sesuai aturan perundang-undangan. Jika disederhanakan, PBF ibarat perusahaan distributor obat-obatan.

Pedagang Besar Farmasi bisa melakukan penyaluran obat ke sesama perusahaan PBF atau cabang PBF. Penyaluran juga bisa dilakukan ke fasilitas kefarmasian lainnya seperti apotek, puskesmas, klinik, instalasi apotek rumah sakit, hingga toko obat. Jika Anda ingin menjalankan bisnis di bidang industri farmasi khususnya menjual obat-obatan, bekerja sama dengan PBF adalah langkah yang harus diambil. Dengan kerja sama ini, Anda bisa memperoleh berbagai produk pada harga murah.

Sebelum menjalin kerja sama dengan Pedagang Besar Farmasi, tentu Anda harus memahami bagaimana mekanisme atau skema bisnis yang dijalankan. Adapun pola bisnis PBF antara lain meliputi beberapa kegiatan sebagai berikut:

Pengadaan serta Pemesanan

Kegiatan pengadaan serta pemesanan obat dilakukan berdasarkan jejak penjualan, permintaan pasar, pareto, hingga program yang dibuat oleh divisi marketing. Dalam melakukan pengadaan produk, PBF perlu menentukan tingkat supply. Penentuan supply antara lain didasarkan pada stock level, buffer stock, titik reorder, serta lead time.

Pedagang Besar Farmasi juga membagi kegiatan pengadaan ke dalam tiga pengelompokan yakni pengadaan produk reguler, katalog, serta Narkotika, Psikotropika, dan Prekusor (NPP). Semua kegiatan ini harus dilakukan berdasarkan aturan CDOB.

Penerimaan Barang

Skema berikutnya yaitu tahap penerimaan barang. Penerimaan produk harus sesuai berdasarkan pesanan. Untuk memastikan kesesuaiannya, petugas memeriksa faktur pembelian yang berisi data pemasok, produk, nomor bets, expiration date, kondisi, jumlah.

Penyimpanan Barang

Pedagang Besar Farmasi melakukan penyimpanan obat berdasarkan prinsip FEFO (First Expired First Out). Produk dengan tanggal kadaluarsa paling awal akan didistribusikan terlebih dulu.

Penerimaan Pesanan Produk

Anda harus membuat Surat Pesanan (SP) untuk memesan obat kepada PBF. SP harus bertandatangan apoteker penanggung jawab agar pesanan bisa dilayani. Untuk pemesanan jenis narkotika, SP harus dibuat berdasarkan ketentuan khusus.

Pengiriman Pesanan

Setelah mengirim Surat Pesanan, PBF akan mengirimkan produk yang Anda pesan melalui jasa pengiriman yang sudah bekerja sama. Pada tahap ini, harus dilakukan pemeriksaan ulang agar produk yang diterima sesuai pesanan.

Pembayaran Produk

Sebagian perusahaan PBF melayani penjualan produk berdasarkan sistem kredit. Artinya, Anda bisa memesan produk untuk selanjutnya mendapatkan faktur penjualan. Nantinya, pada saat jatuh tempo petugas sales akan melakukan penagihan pembayaran.

Kebutuhan masyarakat akan produk farmasi membuat bisnis ini menawarkan keuntungan tersendiri. Untuk menjalankan bisnis secara legal sesuai undang-undang, pastikan bekerja sama dengan Pedagang Besar Farmasi secara tepat.

Nah, bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis apotek dan menjaga agar keuangan tetap stabil maka pastikan Anda membeli Software Apotek yang canggih dan terpercaya sehingga bisa membantu proses perkembangan bisnis Anda. Adalah Vmedis yang tidak lain Aplikasi Apotek dengan dilengkapi kartu stok obat sampai laporan keuangan apotek terbuat secara otomatis. Software Apotek Vmedis juga bisa memantau omzet apotek Anda lewat HP saja. Menggunakan aplikasi Vmedis, bisnis Anda tetap bisa berjalan di manapun Anda berada.

Baca Juga:
Google

Tips 11 Jun 2025

Tryout Online TNI Bahasa Inggris: Strategi Jitu Menjawab Soal Vocabulary dan Grammar untuk Persiapan Ujian

Menghadapi ujian Bahasa Inggris untuk penerimaan TNI menjadi tantangan tersendiri bagi banyak calon peserta. Dalam persiapan ini, penggunaan metode belajar

Berikut Ini Tips Agar Dapur Terlhat Lebih Luas Dan Nyaman

Tips 28 Maret 2022

Berikut Ini Tips Agar Dapur Terlhat Lebih Luas Dan Nyaman

Memasak bisa dilakukan siapa saja bagi yang mau. Semangat memasak bisa didorong dengan adanya penataan peralatan dapur lengkap yang rapi. Nggak jorok dan

Marketing UMKM Efektif untuk Meningkatkan Daya Saing dan Omset Bisnis

Tips 10 Des 2025

Marketing UMKM Efektif untuk Meningkatkan Daya Saing dan Omset Bisnis

Marketing UMKM efektif menjadi fondasi penting bagi pelaku usaha yang ingin bertahan dan berkembang di tengah kompetisi pasar yang semakin dinamis. UMKM tidak

Contoh Soal Tryout POLRI: Simulasi Ujian Masuk POLRI Sistem CAT

Pendidikan 10 Mei 2025

Contoh Soal Tryout POLRI: Simulasi Ujian Masuk POLRI Sistem CAT

Menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) adalah impian banyak orang. Namun, untuk dapat memasuki institusi ini, calon anggota harus melalui

Peran DLH Kabupaten Tasikmalaya dalam Mewujudkan Ekosistem Sehat

Tips 11 Nov 2025

Peran DLH Kabupaten Tasikmalaya dalam Mewujudkan Ekosistem Sehat

Lingkungan hidup yang sehat merupakan salah satu fondasi penting bagi kualitas hidup masyarakat. Kabupaten Tasikmalaya, yang dikenal dengan kekayaan alamnya,

Perangko Pertama Hindia Belanda Seharga 1,6 Milyar!

Pengalaman 19 Jul 2024

Perangko Pertama Hindia Belanda Seharga 1,6 Milyar!

Perangko pertama Hindia Belanda telah menjadi salah satu benda koleksi yang sangat dicari oleh para kolektor perangko di seluruh dunia. Baru-baru ini, perangko

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
Hijab
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved