
Penyakit rematik yaitu penyakit yang menimbulkan rasa sakit karena otot atau persendian yang mengalami peradangan atau pembengkakan. Dan penyakit rematik ini memiliki berbagai jenis serta dapat menjangkiti persendian manapun pada bagian tubuh mulai dari bagian kepala hingga kaki. Penyakit rematik ini dikenal juga dengan nama arthritis. Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab utama dari penyakit ini. Namun untuk penyebab sekundernya adalah karena mengalami obesitas atau kegemukan sehingga beban yang harus disangga oeh lutut terlampau berat atau juga yang memakai lutut secara cerlebihan seperti pada pemain sepakbola profesional.
Penyakit arthritis ini biasanya menyerang orang pada usia produktif yang terjadi karena peradangan. Peradangan tersebut dapat terjadi karena asam urat atau sebab-sebab yang lain. Banyak dijumpai bahwa penyebab rematik ini karena asam urat pada pria berusia 30-an dan 40-an tahun. Jenis ini terjadi akibat dari kelebihan hasil metabolisme purin yang menumpuk dan tertimbun pada persendian. Sehingga timbunan lemak ini menimbulkan rasa sakit pada persendian.
Lalu bagaimana cara mengatasi penyakit arthritis ini dengan obat alami? Karena seperti kita ketahui bahwa obat tradisional lebih aman bila dibandingkan dengan obat-obatan kimia. Di bawah ini ada beberapa obat alami yang dapat anda coba di rumah, yaitu :
Daun Sirsak
Di dalam daun sirsak terkandung vitamin C dan A yang cukup tinggi sehingga dapat mengeluarkan racun yang ada pada tubuh. Selain itu juga dapat mambantu untuk meringankan rasa nyeri pada persendian. Caranya cukup mudah yaitu sediakan 5 lembar daun sirsak muda kemudian rebus dengan air bersih hingga mendidih dan minum ramuan tersebut setiap hari secara rutin.
Jahe
Jahe yang merupakan rempah-rempah asli dari Indonesia telah terbukti khasiatnya dalam mengobati beberapa macam penyakit dan salah satunya adalah meredakan nyeri sendi akibat rematik. Dan jahe juga dapat memperlancar sistem pernafasan serta pencernaan. Caranya cukup mengkonsumsi jahe yang dilakukan secara rutin.
Daun Seledri
Dalam seledri terkandung zat yang dibutuhkan oleh tubuh, di antaranya adalah klorin, asam lemak esensial, sulfur, folat, potasium, mangan, fosfor, selenium, seng, vitamin B1 dan vitamin A. Semua zat yang terkandung dalam seledri ini cukup ampuh dalam mengatasi nyeri sendi. Caranya yaitu, siapkan seledri sekitar 2 gram kemudian cuci bersih dan rebus bersama air sebanyak 110 ml hingga mendidih. Setelah itu saring ramuan itu lalu minum secara rutin sebanyak satu kali dalam sehari.
Itulah beberapa ramuan alami untuk mengatasi penyakit rematik yang dapat anda coba di rumah. Selain bahannya mudah dan dapat diperoleh di sekitar rumah juga tidak menimbulkan efek samping dan aman. Selamat mencoba.
Tips 24 Jun 2020
Cara Memasak Nasi untuk Mencegah Tubuh Gemuk
Masyarakat Indonesia makanan pokoknya adalah nasi dan tidak mengherankan bila dalam menu sehari-hari nasi selalu ada. Walaupun demikian pada sebagain orang
Tips 11 Apr 2026
Strategi Digital Marketing B2B Efektif Tahun 2026 untuk Meningkatkan Daya Saing Bisnis
Strategi digital marketing B2B efektif tahun 2026 mengalami transformasi signifikan seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen
Pendidikan 7 Okt 2025
Era digital telah mengubah lanskap pekerjaan secara fundamental, menciptakan peluang baru sekaligus tantangan signifikan bagi mahasiswa yang akan memasuki
Kesehatan 10 Maret 2024
Manfaat Daun Kelor dalam Mencegah Penyakit Berbahaya
Tanaman kelor banyak digunakan oleh orang Yunani Kuno dan Romawi karena konon dapat memberi mereka lebih banyak energi dan kekuatan untuk menghadapi perang.
Tips 28 Jun 2022
Cara Membuat Pria Jatuh Cinta Denganmu Melalui Pesan Teks
Ada begitu banyak cara untuk membuat pria tertarik padamu. Selain membuat pesona secara langsung, kamu bisa menarik perhatian dia melalui pesan teks
Pendidikan 21 Mei 2024
Membangun Generasi Hafidz Qur'an di Pesantren Putri Tahfidz Ternama
Pesantren Putri Tahfidz semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia karena peranannya dalam membentuk generasi muda yang memiliki kompetensi keagamaan