Raja TV
689.000 Warga Miskin Ekstrem Jateng Bertahan dengan Rp 10.739 Setiap Harinya, Begini Situasinya

689.000 Warga Miskin Ekstrem Jateng Bertahan dengan Rp 10.739 Setiap Harinya, Begini Situasinya

Admin
21 Des 2022
Dibaca : 1194x

Sebanyak 689.710 warga Jateng yang tergolong dalam kemiskinan ekstrem bertahan dengan maksimal Rp 10.793 setiap harinya. Menurut data kemiskinan Jateng pada Maret 2023 milik Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk miskin Jateng sebesar 10,93 atau 3,8 juta. Sedangkan 1,97 persennya termasuk warga dengan kemiskinan ekstrem di Jateng.

Kabid Pemsosbud Bappeda Jateng Edi Wahyono mengatakan, warga miskin ialah mereka yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan atau berada di bawah garis kemiskinan. Di Jateng, garis kemiskinan yakni Rp 423.264 per kapita/orang per bulannya. Sehingga, setiap warga yang mengeluarkan dana kebutuhan dasar kurang dari angka tersebut, termasuk miskin. “Kalau kemiskinan ekstrem didefinisikan sebagai mereka yang hidup di bawah Rp 10.739 setiap orang setiap harinya atau Rp 322.170 per bulannya, ini menurut perhitungan Bank Dunia,” jelas Edi kepada Kompas.com, Senin (19/12/2022).

Angka kemiskinan ekstrem di Jateng 1,97 persen pada Maret 2022 itu turun dibanding Maret 2021 sebesar 2,28 persen. Secara nasional, terjadi penurunan tingkat kemiskinan ekstrem di 34 provinsi pada periode itu menjadi 2,04 persen. Sebanyak 20 provinsi mengalami penurunan kemiskinan ekstrem dan 14 provinsi lainnya mengalami kenaikan. Sementara posisi relatif tingkat kemiskinan ekstrem di Jateng, saat ini 15 kabupaten/kota berada di atas angka tingkat kemiskinan Jateng (1,97 persen) dan nasional (2,04 persen). “2023 nanti fokus penanganan kemiskinan ekstrem kita merata, karena di 35 kabupaten/kota semuanya memiliki warga miskin ekstrem,” bebernya.

Paling sedikit Kota Magelang dengan presentase kemiskinan ekstrem 0,13 persen, lalu Sukoharjo 0,36 persen, Boyolali 0,54, Kota Semarang 0,61 persen, dan Kudus 0,63 persen. Sementara Kebumen menjadi daerah dengan presentase kemiskinan ekstrem tertinggi di Jateng sebesar 5,51 persen. Lalu diikuti Wonosobo 4,89 persen, Brebes 3,99 persen, Rembang 3,79 persen, dan Pemalang 2,78 persen.

“Karskteristik rumah tangga miskin ekstrem kalau untuk anggota rumah tangga (ART) tanggal itu lansia rata-rata usia 71 tahun, perempuan (87,86 persen), tidak bekerja (50,95 persen), pekerja informal atau serabutan (41,55 persen),” jelasnya. Kemudian untuk rumah tangga miskin ekstrem dengan ART non tanggal atau tanggal dengan anggota keluarganya memiliki karakteristik bekerja di sektor pertanian (53,20 persen), pekerja informal/serabutan (62,78 persen), tidak punya toilet (19,54 persen), dan tidak punya akses air minum layak (17,39 persen).

Pemprov Jateng telah berupaya menangani kemiskinan dengan bantuan Rumah Tidak layak Huni (RTLH), jambanisasi, listrik murah, Kartu Jateng Sejahtera (KJS), hingga Beasiswa Siswa Miskin (BSM). “Semua alokasi anggaran untuk penurunan kemiskinan kita tambah di APBD 2023, termasuk penerima manfaat KJS sebanyak 12.764 mendapat Rp 370.000 perbulannya, ini baru pertama kali naik dari sebelumnya cuma Rp200.000,” bebernya. Pasalnya ia mempertimbangkan angka kemiskinan ekstrim Rp 322.170 per kapita per bulan. Sehingga untuk mengangkat 1,97 warga miskin ekstrim di Jateng, Rp.200.000 tidak cukup.

Berita Terkait
Baca Juga:
Strategi Sukses Menghadapi Tes Skolastik untuk Masuk Perguruan Tinggi UGM

Tips 15 Maret 2025

Strategi Sukses Menghadapi Tes Skolastik untuk Masuk Perguruan Tinggi UGM

Menghadapi tes skolastik adalah salah satu langkah penting bagi para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan mereka di perguruan tinggi, khususnya

Tanda Kamu Punya Toxic Relationship dengan Diri Sendiri

Pengalaman 3 Feb 2023

Tanda Kamu Punya Toxic Relationship dengan Diri Sendiri

Dari semua hubungan yang kamu miliki dalam hidup, hubungan dengan diri sendiri adalah yang paling penting. Pastikan kamu memiliki hubungan yang sehat dengan

Tanda Perempuan Tangguh yang Bisa Lewati Fase Tersulit Hidup

Tips 12 Jun 2023

Tanda Perempuan Tangguh yang Bisa Lewati Fase Tersulit Hidup

Kehidupan  akan selalu menyajikan berbagai macam pengalaman dan persoalan baru. Bahkan masalah hidup bisa datang silih berganti. Ada masa-masa yang penuh

Menangani Informasi Berlebihan (Information Overload) di Era Digital bersama YukBelajar.com

Gaya Hidup 7 Feb 2026

Menangani Informasi Berlebihan (Information Overload) di Era Digital bersama YukBelajar.com

Di era digital seperti sekarang, informasi datang kepada kita dari berbagai arah: notifikasi media sosial, chat grup, email, berita, iklan yang terus

Strategi Menghadapi Tantangan Online Marketing 2026 untuk Bisnis Kecil di Era Digital Adaptif

Tips 1 Feb 2026

Strategi Menghadapi Tantangan Online Marketing 2026 untuk Bisnis Kecil di Era Digital Adaptif

Strategi menghadapi tantangan online marketing 2026 untuk bisnis kecil menjadi topik penting seiring perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi

Inovasi dan Komitmen PAFI Kupang dalam Mengembangkan Layanan Farmasi

Pendidikan 7 Nov 2024

Inovasi dan Komitmen PAFI Kupang dalam Mengembangkan Layanan Farmasi

Dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan di Kabupaten Kupang, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Kupang hadir sebagai pilar penting dalam

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
rajabacklink
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved