RajaKomen
689.000 Warga Miskin Ekstrem Jateng Bertahan dengan Rp 10.739 Setiap Harinya, Begini Situasinya

689.000 Warga Miskin Ekstrem Jateng Bertahan dengan Rp 10.739 Setiap Harinya, Begini Situasinya

Admin
21 Des 2022
Dibaca : 1236x

Sebanyak 689.710 warga Jateng yang tergolong dalam kemiskinan ekstrem bertahan dengan maksimal Rp 10.793 setiap harinya. Menurut data kemiskinan Jateng pada Maret 2023 milik Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk miskin Jateng sebesar 10,93 atau 3,8 juta. Sedangkan 1,97 persennya termasuk warga dengan kemiskinan ekstrem di Jateng.

Kabid Pemsosbud Bappeda Jateng Edi Wahyono mengatakan, warga miskin ialah mereka yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan atau berada di bawah garis kemiskinan. Di Jateng, garis kemiskinan yakni Rp 423.264 per kapita/orang per bulannya. Sehingga, setiap warga yang mengeluarkan dana kebutuhan dasar kurang dari angka tersebut, termasuk miskin. “Kalau kemiskinan ekstrem didefinisikan sebagai mereka yang hidup di bawah Rp 10.739 setiap orang setiap harinya atau Rp 322.170 per bulannya, ini menurut perhitungan Bank Dunia,” jelas Edi kepada Kompas.com, Senin (19/12/2022).

Angka kemiskinan ekstrem di Jateng 1,97 persen pada Maret 2022 itu turun dibanding Maret 2021 sebesar 2,28 persen. Secara nasional, terjadi penurunan tingkat kemiskinan ekstrem di 34 provinsi pada periode itu menjadi 2,04 persen. Sebanyak 20 provinsi mengalami penurunan kemiskinan ekstrem dan 14 provinsi lainnya mengalami kenaikan. Sementara posisi relatif tingkat kemiskinan ekstrem di Jateng, saat ini 15 kabupaten/kota berada di atas angka tingkat kemiskinan Jateng (1,97 persen) dan nasional (2,04 persen). “2023 nanti fokus penanganan kemiskinan ekstrem kita merata, karena di 35 kabupaten/kota semuanya memiliki warga miskin ekstrem,” bebernya.

Paling sedikit Kota Magelang dengan presentase kemiskinan ekstrem 0,13 persen, lalu Sukoharjo 0,36 persen, Boyolali 0,54, Kota Semarang 0,61 persen, dan Kudus 0,63 persen. Sementara Kebumen menjadi daerah dengan presentase kemiskinan ekstrem tertinggi di Jateng sebesar 5,51 persen. Lalu diikuti Wonosobo 4,89 persen, Brebes 3,99 persen, Rembang 3,79 persen, dan Pemalang 2,78 persen.

“Karskteristik rumah tangga miskin ekstrem kalau untuk anggota rumah tangga (ART) tanggal itu lansia rata-rata usia 71 tahun, perempuan (87,86 persen), tidak bekerja (50,95 persen), pekerja informal atau serabutan (41,55 persen),” jelasnya. Kemudian untuk rumah tangga miskin ekstrem dengan ART non tanggal atau tanggal dengan anggota keluarganya memiliki karakteristik bekerja di sektor pertanian (53,20 persen), pekerja informal/serabutan (62,78 persen), tidak punya toilet (19,54 persen), dan tidak punya akses air minum layak (17,39 persen).

Pemprov Jateng telah berupaya menangani kemiskinan dengan bantuan Rumah Tidak layak Huni (RTLH), jambanisasi, listrik murah, Kartu Jateng Sejahtera (KJS), hingga Beasiswa Siswa Miskin (BSM). “Semua alokasi anggaran untuk penurunan kemiskinan kita tambah di APBD 2023, termasuk penerima manfaat KJS sebanyak 12.764 mendapat Rp 370.000 perbulannya, ini baru pertama kali naik dari sebelumnya cuma Rp200.000,” bebernya. Pasalnya ia mempertimbangkan angka kemiskinan ekstrim Rp 322.170 per kapita per bulan. Sehingga untuk mengangkat 1,97 warga miskin ekstrim di Jateng, Rp.200.000 tidak cukup.

Berita Terkait
Baca Juga:
Resep Membuat Tahu Tempe Bacem: Enak dan Empuk, Kuliner Indonesia yang Menggugah Selera

Tips 21 Jun 2024

Resep Membuat Tahu Tempe Bacem: Enak dan Empuk, Kuliner Indonesia yang Menggugah Selera

Tahu dan tempe merupakan dua jenis bahan makanan yang sangat populer di Indonesia. Kedua bahan makanan ini memiliki banyak sekali varian cara pengolahan, di

BUMN

Pendidikan 15 Apr 2025

Tips Lolos Tes BUMN 2026 Berdasarkan Jadwal & Tahapannya

Rekrutmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selalu menjadi salah satu momentum yang paling dinanti oleh para pencari kerja di Indonesia. Dengan proyeksi

Google

Pendidikan 3 Maret 2025

Strategi Efektif Untuk Meningkatkan Skor Tes TOEFL Anda

Tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan salah satu syarat yang umum diminta bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan

STAN

Pendidikan 24 Apr 2025

Berapa Usia Maksimal Masuk PKN STAN? Ini Jawabannya!

Pengembangan karir di dunia pemerintahan merupakan impian banyak orang, terutama bagi mereka yang ingin berkontribusi dalam pembangunan negara. Salah satu

Iklan Instagram Boros Tapi Rugi? Strategi Kampanye Media Sosial Ini Jamin Raih Keuntungan

Bisnis 15 Des 2025

Iklan Instagram Boros Tapi Rugi? Strategi Kampanye Media Sosial Ini Jamin Raih Keuntungan

Banyak bisnis merasa frustrasi karena anggaran iklan Instagram cepat habis tanpa menghasilkan keuntungan signifikan. Anda mungkin sudah mengalokasikan dana

Penonton Nyata: Kunci Meningkatkan Kredibilitas dan Dampak Konten Anda di Era Digital

Bisnis 4 Feb 2026

Penonton Nyata: Kunci Meningkatkan Kredibilitas dan Dampak Konten Anda di Era Digital

Di dunia konten digital saat ini, istilah penonton nyata atau real viewers bukan sekadar angka — melainkan elemen penting yang bisa mengubah cara video

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved