Sudah pernah mendengar istilah hipersomnia? Hipersomnia yaitu gangguan sulit tidur dan hal ini pastinya sangat mengganggu aktivitas sehari-hari juga berdampak buruk terhadap kesehatan. Penderita hipersomnia akan merasa lelah, stres serta mengantuk yang berlebihan. Hipersomnia adalah kondisi di mana seseorang merasa ingin tidur sepanjang hari. Terdapat dua kategori hipersomnia yaitu primer dan sekunder. Pada golongan primer penerita akan susah untuk mengontrol tidur maupun bangun karena ada masalah di otak. Sedangkan pada sekunder menyebabkan kurangnya tidur. Dan ini mungkin akibat fungsi tiroid yang rendah atau cedera otak traumatis dan obatan-obatan tertentu yang memicu hipersomnia pada individu.
Beberapa tanda dari hipersomnia di antaranya adalah :
Gejala dari hipersomnia mengakibatkan rasa lelah yang terus menerus. hal tersbeut dapat membuat kekurangan energi dan merasa ingin tidur sepanjang hari. Hipersomnia juga akan terjadi bila sesorang kekurangan sinar matahari. Menghirup udara segar merupakan cara yang bagus untuk meningkatkan energi.
Pada saat penderita hipersomnia bangun dari tidurnya maka mereka akan merasakan perasaan yang tidak enak serta cenderung merasa kesal sepanjang hari. Dengan melakukan rutinitas tidur dapat meminimalkan gejala hipersomnia. Buatlah buku harian dan tetapkan apa yang boleh dilakukan sebelum tidur.
Hipersomnia biasanya memicu hilangnya nafsu makan dan para ahli mengatakan bila penderita hipersomnia harus memiliki pola makan yang seimbang. Selain itu penderita hipersomnia disarankan untuk mengurangi alkohol dan tidak mengkonsumsi sembarang obat.
Pada sebagian orang akan merasa cemas ketika kekurangan tidur. Para ahli saraf pun mengatakan bila kurang tidur dapat memperkuat tingkat kecemasan antisipatif. Dan bila hal tersbeut terjadi, amigdala otak serta kortek insular akan hidup di mana bagian otak terhubung dengan emosional. Hasilnya adalah pola meniru aktivitas otak yang juga terlihat pada orang yang menderita gangguan kecemasan.
Apabila kualitas tidur buruk dapat memicu otak kehilangan memori secara signifikan dan bahkan memperburuk kondisi otak. Kurang tidur akan menstimulasi bagian otak secara berlebihan yang biasanya disebut plastisitas saraf otak.
Untuk mengobati hipersomnia tergantung pada kondisi penderitanya. Biasanya dokter akan memberikan resep obat stumulan yang dapat membatu merasa lebih terjaga. Selain itu mengubah gaya hidup merupakan bagian penting, termasuk pada rutinitas tidur yang konsisten.
Tips 20 Maret 2025
Viral Marketing vs. Iklan Berbayar: Memahami Target Audiens dan Platform yang Tepat
Dalam era digital saat ini, strategi pemasaran selalu berkembang untuk menjangkau lebih banyak audiens. Dua pendekatan yang sering dipertentangkan adalah viral
Kecantikan 22 Nov 2024
Tips Mudah Memakai Eyeliner untuk Pengganti Pensil Alis
Kamu mungkin telah mendengar bahwa beberapa orang menggunakaneyeliner sebagai pengganti pensil alis untuk menciptakan tampilan alis yang tahan lama dan
Tips 23 Okt 2024
Cara Membangun Hubungan LDR Bekerja dengan Baik
Setiap orang yang pernah menjalani hubungan dengan jarak jauh tentu akan mengatakan tidak mudah, tertapi terkadang hubungan jarak jauh juga tak
Pendidikan 18 Jun 2025
Tryout Online Sejarah: Meningkatkan Persiapan Ujian Kelas 11
Di era digital saat ini, metode belajar dan persiapan ujian semakin beragam. Salah satu inovasi yang semakin populer adalah tryout online, khususnya untuk mata
Pendidikan 11 Apr 2025
Program Studi Favorit di UI dan Alasan Mengapa Banyak yang Memilihnya
Universitas Indonesia (UI) merupakan salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia yang tidak hanya dikenal dengan kualitas pengajar dan fasilitasnya,
Pendidikan 29 Jun 2024
Wadah Perjuangan dan Dedikasi Para Pakar Farmasi Indonesia
Ahli Farmasi Indonesia ada sejak di Proklamasikan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, telah berjuang bahu membahu