RajaKomen
Enak dan Praktis, Ternyata Begini Bahaya Mi Instan Bagi Kesehatan Manusia!

Enak dan Praktis, Ternyata Begini Bahaya Mi Instan Bagi Kesehatan Manusia!

Admin
4 Jul 2021
Dibaca : 1972x

Bagi Anda yang doyan makan mie instan maka mulailah perihatin dan sadari betul akan bahayanya bagi tubuh. Mungkin selama ini masyarakat mengira jika produk makanan olahan tersebut menjadi solusi praktis jika perut lapar namun tak mau kerepotan. Apalagi sekarang ini ada banyak varian rasa mie instan seperti rendang, sambal matah, sambal goreng, ikan teri, balado, soto, kari ayam, dan lain sebagainya. Apalagi jika ditambahkan dengan lauk lain seperti telur, sosis, bakso maupun kornet akan melengkapi rasa lezat dari jenis makanan instan tersebut. Namun Anda harus pahami lebih jelas mengenai dampak jangka pendek maupun panjang konsumsi mie instan itu sendiri.

Macam-Macam Bahaya Mie Instan

Jika dikonsumsi terlalu sering atau bahkan setiap hari nonstop maka Anda bisa mengalami kerusakan organ tubuh. Kandungan di dalam mie instan bukan bahan makanan fresh, banyak mengandung pengawet, atau bahkan zat kimia selama proses pembuatan. Berikut ini beberapa bahaya yang mengancam kesehatan tubuh:

  • Diabetes

Bukan hanya karena makanan manis namun kelebihan karbohidrat terlalu berlebihan bisa memicu diabetes. Mie instan mengandung karbohidrat kotor yang mampu menaikkan berat badan sekaligus resiko penyakit tersebut.

  • Gagal Ginjal

Siapa bilang kalau penyakuit ginjal terjadi karena kurang konsumsi air saja? Ternyata Anda dapat beresiko karena konsumsi mie instan terlalu berlebihan. Hal ini dikarenakan makanan tersebut dikeringkan dengan bahan pengawet. Inilah yang ternyata mampu merusak fungsi organ ginjal Anda.

  • Kerusakan Fungsi Hati

Zat berbahaya bagi kesehatan organ hati manusia yang terdapat dalam mie instan yaitu Proplene Glycol. Jika Anda sering memakannya maka racun tersebut bisa mengendap lebih lama di dalam tubuh.

  • Meningkatkan Kolesterol

Makanan olahan pabrik dan berpengawet memang memicu naiknya kadar kolesterol dalam darah. Alasannya karena kandungan pengawet, lemak dan karbohidrat kotor di dalamnya. Selain itu juga dari rasa cenderung asin sehingga dapat membuat tekanan darah naik sekaligus kolesterolnya.

Ketimbang harus konsumsi mie instan, lebih baik Anda memilih buah serta sayuran karena mengandung banyak sekali serat, vitamin dan mineral. Untuk mengontrol kebiasaan buruk makan makanan berpengawet maka Anda bisa menyimpan stok di lemari dalam jumlah terbatas.

 

Berita Terkait
Baca Juga:
Google

Pendidikan 15 Apr 2025

Passing Grade SNBT UGM 2026: Lengkap Semua Jurusan dan Fakultas

Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia, yang menawarkan berbagai jurusan dari berbagai fakultas.

tryout

Pendidikan 30 Apr 2025

Pahami Isi Bacaan! Tryout BUMN Gratis Verbal di Tryout.id Bantu Tarik Kesimpulan

Mengasah kemampuan pemahaman bacaan seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang. Terutama saat berkaitan dengan materi yang berkaitan dengan BUMN

promosi website komunitas

Tips 17 Mei 2025

Meningkatkan Visibilitas Website Melalui Komunitas Daring

Di era digital saat ini, mempunyai website tidak cukup hanya dengan meluncurkannya. Anda perlu mempromosikan website Anda di berbagai platform agar lebih

DLH Magelang Wujudkan Kota Sejuk dan Bersih Melalui Program Hijau

Tips 11 Nov 2025

DLH Magelang Wujudkan Kota Sejuk dan Bersih Melalui Program Hijau

Kota Magelang dikenal sebagai kota kecil yang nyaman dan sejuk di jantung Provinsi Jawa Tengah. Meski luas wilayahnya tidak terlalu besar, kesadaran warganya

BUMN

Pendidikan 15 Apr 2025

Tips Lolos Tes BUMN 2026 Berdasarkan Jadwal & Tahapannya

Rekrutmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selalu menjadi salah satu momentum yang paling dinanti oleh para pencari kerja di Indonesia. Dengan proyeksi

Cara Melejitkan Engagement Konten yang Biasa Saja di Media Sosial

Pendidikan 13 Jan 2026

Cara Melejitkan Engagement Konten yang Biasa Saja di Media Sosial

Engagement menjadi salah satu indikator utama keberhasilan konten di media sosial. Tingginya engagement menunjukkan bahwa audiens tidak hanya melihat konten,

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
rajabacklink
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved