
Tak hanya di Indonesia, di berbagai negara memiliki banyak makanan khas lebaran masing-masing. Tidak salahnya kita bisa mencicipi dan mencoba memasak makanan khas lebaran dari berbagai negara. Berikut ini beberapa makanan khas lebaran dari berbagai negara yang bisa kamu coba yang dikutip dari kompas.com:
1. Maamoul – Timur Tengah
Maamoul merupakan kue kering berisi kurma, kacang kenari, atau pistachio yang biasa dilapisi gula bubuk. Kue kering ini sering disajikan di beberapa negara seperti Suriah dan Lebanon. Kue kering yang mirip dengan maamoul juga dapat ditemui di Irak, Sudan, dan Mesir. Kue itu disebut dengan kleicha. 
2. Sheer Khurma – Asia Selatan
Secara harfiah, sheer khurma berarti susu dengan kurma. Hidangan ini dikenal dengan nama semai di Bangladesh. Makanan penutup manis ini menjadi sajian favorit Idul Fitri di Pakistan, India, Bangladesh, dan Afghanistan. Sheer khurma terbuat dari bihun, susu, gula, dan kurma. Hidangan ini bisa ditambahkan pistachio, almond atau kismis, tergantung pada negaranya. 
3. Lokum – Turki
Lokum dikenal sebagai “Turkish delight” yang menjadi makanan favorit saat Idul Fitri dan hari libur tiba di Turki. Makanan penutup berbentuk gel ini terbuat dari kombinasi pati, gula, serta isian lain seperti kurma, pistachio, dan kenari. Lokum memiliki rasa yang enak dan merupakan salah satu makanan Idul Fitri yang paling indah karena bisa dibuat dengan berbagai warna. 
4. Manti – Rusia
Manti adalah makanan seperti pangsit yang menjadi ciri khas makanan Idul Fitri tradisional di Rusia. Hidangan ini diperkirakan berasal dari China dan merupakan bagian dari masakan Afghanistan, Armenia, Turki, Bosnia, dan Asia Tengah. Manti biasanya diisi dengan daging domba atau sapi yang dibumbui dan disajikan dengan ukuran serta bentuk yang berbeda-beda tergantung wilayah. 
5. Tufahija – Bosnia
Tufahija adalah makanan penutup yang biasa dinikmati oleh beberapa warga Bosnia saat Idul Fitri tiba. Sajian ini terbuat dari apel rebus yang disiram gula dan diisi dengan kenari. Tufahija sering disajikan dalam gelas besar yang diisi dengan sirup dan ditutup dengan krim kocok. 
6. Tajine – Maroko
Idul Fitri di Maroko biasa menyajikan hidangan yang terbuat dari daging, salah satunya adalah tajine. Tajine merupakan rebusan yang dimasak sedikit lambat dan terbuat dari beberapa jenis daging seperti domba atau sapi dengan sayuran atau buah-buahan seperti plum dan aprikot. Tajine sering disajikan di negara-negara Afrika Utara seperti Maroko dan Aljazair. 
7. Spice Cookies
Sebagian besar Muslim di Amerika Serikat merayakan Idul Fitri dengan pergi makan di restoran bersama banyak teman dan keluarga. Namun, ada tren baru yang diciptakan oleh Muslim Amerika adalah membuat kue rempah-rempah seperti kue jahe Natal dengan cara menggunakan pemotong kue berbentuk bulan sabit dan kue masjid. 
Itulah beberapa makanan khas lebaran dari Indonesia dan berbagai negara lain di dunia. Semoga lebaran ini kamu bisa berkumpul bersama keluarga tercinta di rumah.
Kecantikan 16 Mei 2018
Pentingnya Merawat Kecantikan Kulit
Pentingnya Merawat Kecantikan Kulit. Kulit seiring bertambahnya usia maka dengan sendiri nya akan banyak mengalami perubahan, seperti kekencangan yang
Pendidikan 23 Agu 2024
Kuliah di Bandung, Dijamin Gak Bakal Bosen!
Bandung, kota yang dikenal sebagai "Paris van Java," telah lama menjadi tujuan impian bagi banyak pelajar di Indonesia. Kota ini tidak hanya
Kesehatan 7 Agu 2017
5 Kebiasaan ini Menjadi Penyebab Diabetes Melitus
[caption id="attachment_333" align="alignright" width="300"] Penyebab Diabetes[/caption] 5 Kebiasaan ini Menjadi Penyebab
Kesehatan 18 Jul 2024
Ketahui Penyebab dan Gejala Paru-paru Basah
Paru-paru basah adalah infeksi akut pada paru-paru yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur. Di mana penyakit ini dapat berakibat fatal bila tidak
Tips 9 Nov 2024
Nasi goreng kunyit adalah salah satu variasi nasi goreng yang menggugah selera dengan warna kuning cerahnya. Selain enak, masakan ini juga kaya akan aroma
Pendidikan 13 Apr 2025
Passing Grade SNBP UI: Daftar Lengkap Semua Program Studi
Setiap tahun, ribuan siswa mempersiapkan diri agar dapat diterima di perguruan tinggi negeri melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang