
Selain menjadi bahan makanan pokok bagi sebagian penduduk di negara Asia, ternyata beras tidak hanya sebagai sumber makanan saja lho. Beras dengan kandungan utama sebagai sumber karbohidrat juga mengandung mineral dan vitamin yang bermanfaat bagi kesehatan serta kecantikan. Dan sejak jaman dahulu kala beras telah dijadikan salah satu ramuan untuk merawat kulit wajah wanita. Ramuan yang paling mudah dibuat untuk perawatan kulit yaitu masker beras.
Kandungan vitamin dalam beras adalah vitamin C, E dan B1 yang dapat membantu untuk membuat pori-pori menjadi lebih kecil serta membuat kulit lebih putih. Selain itu juga, beras mengandung asam ferulic yang memiliki fungsi sebagai antioksidan serta kaya akan alantonin yang biasa disebut dengan anti-inflamasi. Kandungan beras pun dapat memepercepat proses pengelupasan sel kulit mati sehingga regenerasi kulit dapat berjalan dengan lancar.
Di bawah ini adalah cara membuat masker beras yang digunakan sebagai perawatan kulit wajah.
Rendam beras secukupnya selama semalaman yang sebelumnya telah dicuci bersih sebanyak tiga kali serta saring air cuciannya hingga benar-benar bersih dari kotoran dan kutu beras. Kemudian pada esoknya beras tersebut ditumbuk sampai dengan halus dan jemur hingga kering lalu simpan pada tempat yang tertutup. Sebaiknya pilihlah beras yang alami dan tanpa pengawet agar khasiatnya benar-benar dapat dirasakan.
Masker Beras dapat dicampurkan dengan bahan-bahan lainnya dan di antaranya adalah sebagai berikut :
1.Masker Beras dan Lemon
Untik mengantasi wajah yang berminyak, berjerawat dan kusam gabungkan masker beras dengan perasan jeruk lemon hingga tercampur rata dan berbentuk krim atau pasta. Setelah itu oleskan pada wajah secara merata dan diamkan sampai wajah terasa kencang dan keras, lalu bilas dengan air hangat sampai bersih. Gunakan masker beras ini satu minggu sekali secara rutin.
2.Masker Beras dan Putih Telur
Bermanfaat untuk mengencangkan serta memutihkan kulit wajah. Campurkan putih telur yang berasal dari satu butir telur dengan tepung beras hingga mengental. Lalu oleskan pada wajah dengan merata dan diamkan selama 30 menit. Setelah itu bilas dengan air hangat sampai dengan bersih.
3.Masker Beras dan Madu
Bermanfaat agar kulit wajah menjadi putih secara alami. Caranya yaitu dengan mencampurkan madu dan tepung beras berbanding 2 banding 2 kenudian aduk hingga mengental. Oleskan pada wajah dan diamkan selama 20-30 menit lalu bilas dengan air dingin.
Agar masker beras dapat bekerja secara maksimal dan meresap ke dalam pori kulit, maka sebelum mengoleskan masker tersebut, cucilah wajah terlebih dahulu. Lakukan secara rutin agar dapat terlihat hasilnya ya.
Pendidikan 3 Jun 2025
Mempersiapkan Diri Menghadapi Tryout Online POLRI Matematika
Persiapan adalah kunci sukses dalam menjalani ujian apa pun, termasuk saat menghadapi tryout online POLRI matematika. Bagi para calon anggota Kepolisian
Pendidikan 8 Mei 2025
Cara Menyusun Jadwal Latihan Tryout POLRI Pengetahuan Umum Secara Efisien
Persiapan yang matang sangat penting bagi calon anggota POLRI yang ingin menghadapi ujian tryout. Tryout POLRI Pengetahuan Umum adalah langkah awal yang harus
Tips 23 Apr 2025
Apa Itu Backlink Website dan Manfaatnya bagi SEO
Backlink adalah salah satu istilah penting dalam dunia SEO (Search Engine Optimization) yang berhubungan dengan peningkatan posisi website di mesin pencari.
Pendidikan 15 Jun 2025
Tryout Online Bahasa Inggris: Persiapan Optimal Menghadapi Ujian Bahasa Inggris Grammar
Dalam era digital saat ini, persiapan untuk ujian tidak lagi terbatas pada buku fisik dan kelas tatap muka. Salah satu solusi inovatif yang semakin populer
Pendidikan 14 Maret 2025
Keunggulan Tryout Online Terpercaya Dibandingkan Tryout Gratisan
Dalam era digital seperti sekarang, persiapan ujian tidak lagi terbatasi oleh waktu dan tempat. Salah satu cara yang efektif untuk mempersiapkan diri adalah
Pendidikan 13 Okt 2025
Benarkah cuma skill akademik yang bikin kamu dilirik perusahaan? Ini Faktanya untuk Fresh Grad 2026!
Para calon fresh grad yang akan memasuki dunia kerja pada tahun 2026, sebuah pertanyaan krusial seringkali menghantui: benarkah hanya berbekal skill akademik