RajaKomen
Waspada, Bau Badan Tak Sedap Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius

Waspada, Bau Badan Tak Sedap Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius

Admin
31 Mei 2023
Dibaca : 1458x

Pernahkah kamu mencium bau badanmu sendiri? Aroma seperti apa yang tercium? Apakah aroma tak sedap atau bahkan tak mencium aroma apapun? Apabila kamu mencium aroma tak sedap, ini adalah hal yang normal dimiliki tiap manusia.  Semua orang punya bau badan khasnya masing-masing, ada yang berbau manis, asam, tajam atau bahkan bau seperti bawang. 

Bau badan atau disebut dengan Bromhidrosis, umumnya disebabkan oleh keringat yang bersentuhan dengan bakteri di kulit. Keringat itu sendiri tidak mengeluarkan bau, bakteri yang ada di kulit inilah yang membuat bau badan di bagian tubuh tertentu saat berkeringat. Seringkali jumlah keringat yang dikeluarkan oleh tubuh disangkut pautkan dengan bau badan seseorang.

Namun nyatanya, banyak orang yang memiliki bau badan tak sedap saat ia tidak berkeringat. Begitupun sebaliknya, tidak sedikit pula orang yang sedang mengeluarkan keringat berlebih tetapi tidak berbau. Hal ini dikarenakan bakteri pada kulit bersentuhan dan bercampur dengan keringat, alhasil membuat keringat menjadi bau. 

Faktor yang memengaruhi aroma tubuh

Bakteri bukan satu-satunya alasan yang menyebabkan bau badan. Dikutip dari Verywell Health, tubuh memiliki dua kelenjar keringat, dan keduanya juga memengaruhi aroma sedap atau tidaknya seseorang.

Kelenjar ekrin

Kelenjar yang mengeluarkan keringat langsung ke permukaan kulit. Kelenjar ini cenderung tidak berbau. Saat keringat menguap, ini dapat membantu mendinginkan kulit dan mengatur suhu tubuh. Kelenjar ekrin menutupi tubuh secara keseluruhan, termasuk telapak tangan dan kaki. 

Kelenjar apokrin

Sebaliknya, kelenjar apokrin tidak membantu mengatur suhu tubuh seperti yang dilakukan kelenjar ekrin. Apokrin terletak di bagian tubuh yang cenderung memiliki banyak folikel rambut, seperti selangkangan, ketiak, dan sekitar dahi. Keringat yang dihasilkan kelenjar apokrin menjadi alasan dari bau badan karena bakteri memecah keringat dan berubah jadi asam.

Hati-hati menjadi gejala pada beberapa penyakit

Secara tidak langsung, ada beberapa kondisi medis yang juga memengaruhi bau badan seseorang. Bau badan bisa menjadi gejala-gejala dari penyakit tertentu, salah satunya diabetes. Seseorang yang menderita diabetes, perubahan bau badan bisa menjadi gejala ketoasidosis. Jumlah keton yang tinggi menyebabkan darah orang tersebut menjadi asam dan aroma badannya menjadi seperti buah karena kadar gula darah nya yang tinggi. 

Selain penyakit diabetes, bau badan bisa menjadi tanda dari masalah ginjal dan penyakit hati. Penderita penyakit hati seperti sirosis dan hepatitis memungkinkan untuk mengeluarkan bau seperti pemutih atau zat kimia karena penumpukan racun dalam tubuh. 

Ikuti cara ini untuk mengurangi bau badan

Meskipun bau badan adalah hal normal untuk manusia, bukan berarti tidak harus diatasi. Tak hanya berdampak pada kesehatan tubuh saja, tetapi juga berdampak lingkungan sosialnya, terutama jika bau badan tersebut tercium sangat kuat dapat mengganggu siapa aja yang sedang didekatnya. Ada beberapa gaya hidup yang perlu diubah demi mengurangi bau badan, sehingga kamu lebih percaya diri. 

Selalu jaga kebersihan dan kesehatan kulit dengan rajin mandi setiap hari. Perhatikan juga sabun yang dipakai, disarankan untuk memakai sabun antibakteri guna mencegah bau badan yang tidak sedap. Kenakan pakaian longgar yang terbuat dari katun. Bahan katun bagus untuk kulit karena membuka ruang untuk kulit bernapas, dan jangan lupa untuk selalu mencuci nya dengan rutin.

Perhatikan makanan yang dikonsumsi apakah menambah bau badan semakin parah atau tidak. Beberapa bahan makanan yang bisa membuatmu bau badan adalah bawang putih, bawang bombay, dan beberapa rempah-rempah

Intinya, bau badan seseorang bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti kelenjar keringat, mengonsumsi makanan tertentu, kelebihan berat badan, stres, ataupun genetika. Kamu bisa mengurangi  bau badanmu dengan cara merubah pola makan sehat dan memakai produk deodoran yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Berita Terkait
Baca Juga:
Google

Bisnis 26 Maret 2025

Meningkatkan Engagement di Media Sosial: Strategi Efektif Untuk Bisnis

Dalam era digital yang semakin berkembang, Meningkatkan Engagement di Media Sosial untuk bisnis adalah suatu keharusan. Aktivitas di media sosial tidak hanya

Jaga Kesehatan Saat Usia Tua dengan Makanan dan Minuman Berikut Ini

Gaya Hidup 26 Jul 2018

Jaga Kesehatan Saat Usia Tua dengan Makanan dan Minuman Berikut Ini

Ketika sudah mencapai usia lansia atau sekitar 60-70 tahun maka jumlah porsi makan biasanya berkurang. Nafsu makan juga biasanya sedikit hilang. Tidak hanya

Hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Memesan Jasa Buat Logo Online

Tips 23 Apr 2025

Hal yang Wajib Diperhatikan Sebelum Memesan Jasa Buat Logo Online

Dalam era digital saat ini, memiliki identitas visual yang kuat sangat penting bagi setiap perusahaan. Salah satu elemen kunci dari identitas visual adalah

Google

Tips 11 Jun 2025

Tryout Online TNI Prediksi Soal: Materi Lengkap dan Terupdate yang Sering Muncul di Tahun 2026

Dalam upaya mempersiapkan diri menghadapi tes masuk TNI, penting bagi calon peserta untuk menjalani Tryout Online TNI Prediksi Soal. Dengan laju perkembangan

Gerakan Rakyat Kuningan Bagikan Takjil untuk Pengendara di Taman Cirendang Kuningan

Pengalaman 10 Maret 2026

Gerakan Rakyat Kuningan Bagikan Takjil untuk Pengendara di Taman Cirendang Kuningan

Kuningan — DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan berbagi takjil kepada para pengendara dan masyarakat di kawasan Taman Cirendang,

Buzzer

Tips 15 Mei 2025

Peran Buzzer Pilkada 2029 dalam Meningkatkan Keterlibatan Masyarakat Melalui Demokrasi Digital di Rajakomen.com

Di era digital saat ini, metode kampanye politik telah mengalami perubahan signifikan. Buzzer pilkada dan demokrasi digital telah menjadi dua istilah yang tak

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved