Masoem University
Waspada, Bau Badan Tak Sedap Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius

Waspada, Bau Badan Tak Sedap Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius

Admin
31 Mei 2023
Dibaca : 1364x

Pernahkah kamu mencium bau badanmu sendiri? Aroma seperti apa yang tercium? Apakah aroma tak sedap atau bahkan tak mencium aroma apapun? Apabila kamu mencium aroma tak sedap, ini adalah hal yang normal dimiliki tiap manusia.  Semua orang punya bau badan khasnya masing-masing, ada yang berbau manis, asam, tajam atau bahkan bau seperti bawang. 

Bau badan atau disebut dengan Bromhidrosis, umumnya disebabkan oleh keringat yang bersentuhan dengan bakteri di kulit. Keringat itu sendiri tidak mengeluarkan bau, bakteri yang ada di kulit inilah yang membuat bau badan di bagian tubuh tertentu saat berkeringat. Seringkali jumlah keringat yang dikeluarkan oleh tubuh disangkut pautkan dengan bau badan seseorang.

Namun nyatanya, banyak orang yang memiliki bau badan tak sedap saat ia tidak berkeringat. Begitupun sebaliknya, tidak sedikit pula orang yang sedang mengeluarkan keringat berlebih tetapi tidak berbau. Hal ini dikarenakan bakteri pada kulit bersentuhan dan bercampur dengan keringat, alhasil membuat keringat menjadi bau. 

Faktor yang memengaruhi aroma tubuh

Bakteri bukan satu-satunya alasan yang menyebabkan bau badan. Dikutip dari Verywell Health, tubuh memiliki dua kelenjar keringat, dan keduanya juga memengaruhi aroma sedap atau tidaknya seseorang.

Kelenjar ekrin

Kelenjar yang mengeluarkan keringat langsung ke permukaan kulit. Kelenjar ini cenderung tidak berbau. Saat keringat menguap, ini dapat membantu mendinginkan kulit dan mengatur suhu tubuh. Kelenjar ekrin menutupi tubuh secara keseluruhan, termasuk telapak tangan dan kaki. 

Kelenjar apokrin

Sebaliknya, kelenjar apokrin tidak membantu mengatur suhu tubuh seperti yang dilakukan kelenjar ekrin. Apokrin terletak di bagian tubuh yang cenderung memiliki banyak folikel rambut, seperti selangkangan, ketiak, dan sekitar dahi. Keringat yang dihasilkan kelenjar apokrin menjadi alasan dari bau badan karena bakteri memecah keringat dan berubah jadi asam.

Hati-hati menjadi gejala pada beberapa penyakit

Secara tidak langsung, ada beberapa kondisi medis yang juga memengaruhi bau badan seseorang. Bau badan bisa menjadi gejala-gejala dari penyakit tertentu, salah satunya diabetes. Seseorang yang menderita diabetes, perubahan bau badan bisa menjadi gejala ketoasidosis. Jumlah keton yang tinggi menyebabkan darah orang tersebut menjadi asam dan aroma badannya menjadi seperti buah karena kadar gula darah nya yang tinggi. 

Selain penyakit diabetes, bau badan bisa menjadi tanda dari masalah ginjal dan penyakit hati. Penderita penyakit hati seperti sirosis dan hepatitis memungkinkan untuk mengeluarkan bau seperti pemutih atau zat kimia karena penumpukan racun dalam tubuh. 

Ikuti cara ini untuk mengurangi bau badan

Meskipun bau badan adalah hal normal untuk manusia, bukan berarti tidak harus diatasi. Tak hanya berdampak pada kesehatan tubuh saja, tetapi juga berdampak lingkungan sosialnya, terutama jika bau badan tersebut tercium sangat kuat dapat mengganggu siapa aja yang sedang didekatnya. Ada beberapa gaya hidup yang perlu diubah demi mengurangi bau badan, sehingga kamu lebih percaya diri. 

Selalu jaga kebersihan dan kesehatan kulit dengan rajin mandi setiap hari. Perhatikan juga sabun yang dipakai, disarankan untuk memakai sabun antibakteri guna mencegah bau badan yang tidak sedap. Kenakan pakaian longgar yang terbuat dari katun. Bahan katun bagus untuk kulit karena membuka ruang untuk kulit bernapas, dan jangan lupa untuk selalu mencuci nya dengan rutin.

Perhatikan makanan yang dikonsumsi apakah menambah bau badan semakin parah atau tidak. Beberapa bahan makanan yang bisa membuatmu bau badan adalah bawang putih, bawang bombay, dan beberapa rempah-rempah

Intinya, bau badan seseorang bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti kelenjar keringat, mengonsumsi makanan tertentu, kelebihan berat badan, stres, ataupun genetika. Kamu bisa mengurangi  bau badanmu dengan cara merubah pola makan sehat dan memakai produk deodoran yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Berita Terkait
Baca Juga:
Reputasi

Bisnis 30 Apr 2025

Media Sosial untuk Dokter: Sarana Edukasi dan Penguat Kepercayaan Publik

Di era digital seperti sekarang, media sosial telah menjadi salah satu alat komunikasi yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tidak hanya untuk

Tips Mendapatkan Tidur Malam yang Berkualitas dan Nyenyak

Tips 21 Jun 2022

Tips Mendapatkan Tidur Malam yang Berkualitas dan Nyenyak

Tidur adalah bagian dari kebutuhan untuk menjaga kesehatan mental, emosional, dan fisik kita. Kekurangan waktu tidur dapat menyebabkan gangguan serius

https://masoemuniversity.ac.id/

Pendidikan 27 Okt 2024

Kuliah Karyawan Bandung untuk Karier Lebih Cerah? Pilih Ma'soem University

Mencari cara untuk meningkatkan karier tanpa harus meninggalkan pekerjaan? Ma'soem University di Bandung menawarkan program kuliah karyawan yang dirancang

Pentingnya Randomisasi Pertanyaan dalam Angket Online

Tips 26 Maret 2025

Pentingnya Randomisasi Pertanyaan dalam Angket Online

Angket online telah menjadi salah satu metode yang paling populer dan efektif dalam pengumpulan data, terutama dalam penelitian sosial, pemasaran, dan survei

Nostalgia Game Lawas PC, Kini Ada di Android

Pengalaman 29 Jul 2020

Nostalgia Game Lawas PC, Kini Ada di Android

Dulu, bermain komputer merupakan salah satu kegiatan yang paling menghibur diri. Ini adalah salah satu kegemaran mereka yang memiliki komputer di rumah. Saat

Strategi SEO untuk Mesin Pencari: Apakah AI dan Machine Learning Mempengaruhi Peringkat?

Tips 23 Maret 2025

Strategi SEO untuk Mesin Pencari: Apakah AI dan Machine Learning Mempengaruhi Peringkat?

Dalam dunia digital yang terus berkembang, strategi SEO untuk mesin pencari menjadi semakin kompleks. Dulu, teknik optimasi hanya berfokus pada kata kunci dan

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
rajabacklink
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved