RajaKomen
Waspada, Bau Badan Tak Sedap Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius

Waspada, Bau Badan Tak Sedap Bisa Jadi Gejala Penyakit Serius

Admin
31 Mei 2023
Dibaca : 997x

Pernahkah kamu mencium bau badanmu sendiri? Aroma seperti apa yang tercium? Apakah aroma tak sedap atau bahkan tak mencium aroma apapun? Apabila kamu mencium aroma tak sedap, ini adalah hal yang normal dimiliki tiap manusia.  Semua orang punya bau badan khasnya masing-masing, ada yang berbau manis, asam, tajam atau bahkan bau seperti bawang. 

Bau badan atau disebut dengan Bromhidrosis, umumnya disebabkan oleh keringat yang bersentuhan dengan bakteri di kulit. Keringat itu sendiri tidak mengeluarkan bau, bakteri yang ada di kulit inilah yang membuat bau badan di bagian tubuh tertentu saat berkeringat. Seringkali jumlah keringat yang dikeluarkan oleh tubuh disangkut pautkan dengan bau badan seseorang.

Namun nyatanya, banyak orang yang memiliki bau badan tak sedap saat ia tidak berkeringat. Begitupun sebaliknya, tidak sedikit pula orang yang sedang mengeluarkan keringat berlebih tetapi tidak berbau. Hal ini dikarenakan bakteri pada kulit bersentuhan dan bercampur dengan keringat, alhasil membuat keringat menjadi bau. 

Faktor yang memengaruhi aroma tubuh

Bakteri bukan satu-satunya alasan yang menyebabkan bau badan. Dikutip dari Verywell Health, tubuh memiliki dua kelenjar keringat, dan keduanya juga memengaruhi aroma sedap atau tidaknya seseorang.

Kelenjar ekrin

Kelenjar yang mengeluarkan keringat langsung ke permukaan kulit. Kelenjar ini cenderung tidak berbau. Saat keringat menguap, ini dapat membantu mendinginkan kulit dan mengatur suhu tubuh. Kelenjar ekrin menutupi tubuh secara keseluruhan, termasuk telapak tangan dan kaki. 

Kelenjar apokrin

Sebaliknya, kelenjar apokrin tidak membantu mengatur suhu tubuh seperti yang dilakukan kelenjar ekrin. Apokrin terletak di bagian tubuh yang cenderung memiliki banyak folikel rambut, seperti selangkangan, ketiak, dan sekitar dahi. Keringat yang dihasilkan kelenjar apokrin menjadi alasan dari bau badan karena bakteri memecah keringat dan berubah jadi asam.

Hati-hati menjadi gejala pada beberapa penyakit

Secara tidak langsung, ada beberapa kondisi medis yang juga memengaruhi bau badan seseorang. Bau badan bisa menjadi gejala-gejala dari penyakit tertentu, salah satunya diabetes. Seseorang yang menderita diabetes, perubahan bau badan bisa menjadi gejala ketoasidosis. Jumlah keton yang tinggi menyebabkan darah orang tersebut menjadi asam dan aroma badannya menjadi seperti buah karena kadar gula darah nya yang tinggi. 

Selain penyakit diabetes, bau badan bisa menjadi tanda dari masalah ginjal dan penyakit hati. Penderita penyakit hati seperti sirosis dan hepatitis memungkinkan untuk mengeluarkan bau seperti pemutih atau zat kimia karena penumpukan racun dalam tubuh. 

Ikuti cara ini untuk mengurangi bau badan

Meskipun bau badan adalah hal normal untuk manusia, bukan berarti tidak harus diatasi. Tak hanya berdampak pada kesehatan tubuh saja, tetapi juga berdampak lingkungan sosialnya, terutama jika bau badan tersebut tercium sangat kuat dapat mengganggu siapa aja yang sedang didekatnya. Ada beberapa gaya hidup yang perlu diubah demi mengurangi bau badan, sehingga kamu lebih percaya diri. 

Selalu jaga kebersihan dan kesehatan kulit dengan rajin mandi setiap hari. Perhatikan juga sabun yang dipakai, disarankan untuk memakai sabun antibakteri guna mencegah bau badan yang tidak sedap. Kenakan pakaian longgar yang terbuat dari katun. Bahan katun bagus untuk kulit karena membuka ruang untuk kulit bernapas, dan jangan lupa untuk selalu mencuci nya dengan rutin.

Perhatikan makanan yang dikonsumsi apakah menambah bau badan semakin parah atau tidak. Beberapa bahan makanan yang bisa membuatmu bau badan adalah bawang putih, bawang bombay, dan beberapa rempah-rempah

Intinya, bau badan seseorang bisa disebabkan oleh banyak faktor, seperti kelenjar keringat, mengonsumsi makanan tertentu, kelebihan berat badan, stres, ataupun genetika. Kamu bisa mengurangi  bau badanmu dengan cara merubah pola makan sehat dan memakai produk deodoran yang sesuai dengan kebutuhanmu.

Berita Terkait
Baca Juga:
PAFI Menyokong Profesionalisme dan Pelayanan Kesehatan

Kesehatan 9 Nov 2024

PAFI Menyokong Profesionalisme dan Pelayanan Kesehatan

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) adalah sebuah organisasi yang memiliki peran penting dalam mengembangkan profesi farmasi di Indonesia. Salah satu

Buzzer

Tips 17 Mei 2025

Jasa Buzzer Profesional: Mengoptimalkan Strategi Digital Anda Bersama Rajakomen.com

Merek yang kuat dan dikenal luas di pasar digital saat ini tidak dapat dipisahkan dari kehadiran yang aktif di media sosial. Salah satu cara paling efektif

Resep Kering Tempe Pedas Manis yang Awet Renyah

Wisata kuliner 26 Apr 2024

Resep Kering Tempe Pedas Manis yang Awet Renyah

Tempe adalah bahan makanan yang bisa diolah menjadi berbagai masakan lezat dan menggugah selera. Selain itu, tempe adalah bahan makanan yang bisa ditemukan

Gagal Psikotes

Tips 1 Jan 2026

Kenapa Banyak Orang Gagal Psikotes Padahal Soalnya Bisa Dijawab?

Psikotes sering dianggap sebagai ujian yang menakutkan karena bentuk soalnya terasa asing dan waktunya sangat terbatas. Banyak peserta merasa sudah belajar,

Al Mas'oem Full Day School Terbaik di Jawa Barat

Pendidikan 10 Mei 2023

Al Mas'oem Full Day School Terbaik di Jawa Barat

Pesantren adalah lembaga pendidikan Islam tradisional yang telah menjadi bagian integral dari masyarakat Indonesia selama berabad-abad. Ini adalah tempat

Prediksi & Strategi Bisnis Online 2026

Tips 3 Jan 2026

Prediksi & Strategi Bisnis Online 2026

Menatap Masa Depan: Prediksi Tren SEO untuk Pemilik Bisnis Online di Era 2026 Bagi pemilik bisnis online, SEO bukan lagi sekadar hobi teknis; ini adalah

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved