Raja TV
Apakah Mewarnai Rambut Membahayakan Kesehatan? Ini Penjelasannya

Apakah Mewarnai Rambut Membahayakan Kesehatan? Ini Penjelasannya

Admin
21 Agu 2022
Dibaca : 1375x

Tidak dapat disangkal bahwa mewarnai rambut  menjadi aktivitas menyenangkan dan memberikan perubahan total pada penampilan. Apalagi di zaman yang saat ini ada banyak jenis dan style pewarnaan rambut yang membuat penampilan semakin menarik dan meningkatkan rasa percaya diri.

Tapi, ada hal-hal yang perlu diperhatikan ketika memutuskan mewarnai rambut. Dikutip dari whyy.org, aktivitas mewarnai rambut memiliki risiko kesehatan terutama pewarna rambut dengan kandungan kimia tinggi  tinggi. Mulai gejala iritasi ringan hingga masalah kesehatan berat mengancam tubuh lewat proses pewarnaan rambut.

Apa yang menyebabkannya dan apa saja risiko kesehatan yang ditimbulkan? Simak penjelasan berikut yang dirangkum dari beberapa sumber.

Bagaimana bahan kimia masuk ke tubuh ketika proses pewarnaan?

Melissa Piliang, seorang Dermatolog di Claveland Clinic menyebutkan ada dua cara bahan kimia menyerap ke tubuh melalui proses pewarnaan rambut. Pertama, pewarna rambut cenderung memiliki aroma kuat dan menyengat, hal ini bisa jadi aerosol dan menyerap ke paru-paru ketika terhirup. Kedua, melalui kulit, untuk menembus kutikula rambut, molekul-molekul harus sangat kecil, dan molekul yang lebih kecil lebih mungkin untuk dapat menembus kulit.

Bahan kimia juga berpotensi menyerap melalui kantong kelenjar di kulit kepala atau biasa disebut folikel. Jadi melalui folikel rambut, bahan kimia pewarna rambut bisa masuk ke aliran darah. Kondisi ini bisa membahayakan karena banyak bahan kimia dalam pewarna rambut memicu masalah kesehatan.

Beberapa bahan kimia dalam pewarna rambut yang menimbulkan risiko kesehatan yaitu paraphenylenediamine (PDD), amonia, timbal, formaldehida, dan benzena.

Risiko kesehatan akibat mewarnai rambut

Over processing pada rambut

Dikutip dari styecraze.com, dalam proses bleaching digunakan produk mengandung amonia dan peroksida. Ketika amonia menyerap ke batang rambut dan peroksida berproses kimia untuk memutihkan pigmen alami rambut. Dalam memahami proses kimianya, tentu saja ini artinya merusak bagian alami dari rambut.

Pewarnaan berlebihan dengan bahan kimia dapat menyebabkan rambut kehilangan kemilau alaminya, mudah patah, dan dalam beberapa kasus mengalami kerontokan parah. Sementara rambut yang diproses dapat sehatkan kembali sampai batas tertentu dengan perawatan rambut. Satu-satunya cara untuk menghilangkan kerusakan dari pemrosesan yang berlebihan adalah dengan memotong rambut Anda.

Reaksi alergi

Pewarna rambut tidak jarang menyebabkan reaksi alergi, terutama pewarna rambut permanen mengandung paraphenylenediamine (PDD), yang merupakan penyebab alergi umum. Orang-orang dengan kontak langsung dengan antara kulit dan bahan kimia ini rentan memiliki reaksi alergi.

Orang dengan kondisi kulit, seperti eksim dan psoriasis, sebaiknya menahan diri untuk tidak menggunakan pewarna rambut. Dalam kasus yang lebih ringan, pewarna rambut dapat menyebabkan gatal, iritasi kulit, kemerahan, atau pembengkakan pada kulit kepala atau area sensitif lainnya seperti wajah dan leher.

Hal lain yang perlu diingat ketika menggunakan pewarna ini adalah bahwa meskipun tidak memiliki reaksi alergi di masa lalu bukan berarti tidak akan memilikinya di masa depan. Semakin banyak mewarnai rambut, semakin besar kemungkinan mengalami reaksi yang merugikan.

Mata merah

Ketika tidak berhati-hati ketika mewarnai rambut dapat menyebabkan bahan kimia berkontak dengan bagian tubuh yang sensitif di wajah. Seperti bahan kimia dari pewarna rambut bersentuhan dengan mata, hal itu dapat menyebabkan konjungtivitis atau mata merah. Dalam kasus lain, itu menyebabkan peradangan yang parah.

Asma

Asma adalah salah satu gejala reaksi alergi parah terhadap pewarna rambut. Menghirup bahan kimia dalam pewarna rambut secara terus-menerus dapat menyebabkan batuk, bersin, radang paru-paru, radang tenggorokan, dan serangan asma.

Memengaruhi tingkat kesuburan

Meskipun beberapa penelitian menyatakan bahwa ada penyerapan sistemik dalam produk rambut, pewarna rambut mungkin tidak benar-benar mempengaruhi kesuburan atau kehamilan. Namun, karena mereka menunjukkan kemungkinan risiko terkena pewarna rambut untuk waktu yang lama, lebih baik untuk menghindari pewarna rambut jika ingin hamil atau sedang hamil.

Kanker

Ketika pewarna rambut permanen pertama kali diperkenalkan, mereka memiliki senyawa yang bersifat karsinogenik (penyebab kanker). Sementara formulanya diubah untuk menggantikan bahan kimia ini, perdebatan mengenai apakah pewarna rambut dapat menyebabkan kanker belum dihentikan. Sebaliknya, penelitian dan studi lebih ilmiah diperlukan untuk menetapkan hubungan yang pasti antara penggunaan pewarna rambut permanen dan kanker.

Berita Terkait
Baca Juga:
Tips Sukses Tryout BUMN: Mengetahui Bobot Nilai Tiap Tahapan Seleksi

Pendidikan 28 Apr 2025

Tips Sukses Tryout BUMN: Mengetahui Bobot Nilai Tiap Tahapan Seleksi

Tryout BUMN merupakan salah satu langkah penting bagi para calon pegawai yang ingin bergabung dengan Badan Usaha Milik Negara. Proses seleksi ini biasanya

Pesantren dan Boarding School Al Masoem Bandung

Pendidikan 7 Jan 2025

Pentingnya Saling Mendukung dalam Menjalin Pertemanan di Asrama Boarding School Al Masoem Bandung

Boarding School atau sekolah berasrama adalah tempat di mana para siswa tingkat SMA tinggal dan belajar bersama. Salah satu sekolah berasrama di Bandung Timur

Jasa Konveksi Jogja Berkualitas untuk Kebutuhan Kaos dan Seragam Custom

Bisnis 10 Jun 2026

Jasa Konveksi Jogja Berkualitas untuk Kebutuhan Kaos dan Seragam Custom

Industri fashion dan apparel custom di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Kebutuhan akan pakaian custom seperti

Analisis Kontemporer: Cara Membuat Video YouTube Cepat Viral bagi Pemula melalui Pendekatan Algoritmik dan Psikologi Massa

Tips 8 Feb 2026

Analisis Kontemporer: Cara Membuat Video YouTube Cepat Viral bagi Pemula melalui Pendekatan Algoritmik dan Psikologi Massa

Paradigma Viralitas dalam Ekosistem Media Digital Dalam era informasi yang sangat terfragmentasi, pencapaian status viral bukan sekadar faktor

promosi website komunitas

Tips 17 Mei 2025

Meningkatkan Visibilitas Website Melalui Komunitas Daring

Di era digital saat ini, mempunyai website tidak cukup hanya dengan meluncurkannya. Anda perlu mempromosikan website Anda di berbagai platform agar lebih

Mengikuti Pelatihan Prakerja Membuka Peluang Mendapatkan Pekerjaan Dengan Gaji Besar

Tips 26 Maret 2021

Mengikuti Pelatihan Prakerja Membuka Peluang Mendapatkan Pekerjaan Dengan Gaji Besar

Mungkin bagi sebagian orang belum memahami bila mengikuti pelatihan prakerja dapat memberikan berbagai manfaat yang positif. Masih banyak orang yang enggan

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved