rajapress
Melemahnya Daya Ingat Dapat Terjadi Akibat Kebiasaan Ini

Melemahnya Daya Ingat Dapat Terjadi Akibat Kebiasaan Ini

Admin
16 Sep 2021
Dibaca : 1937x

Permulaan akan kehilangan daya ingat mungkin terjadi secara bertahap atau bahkan dapt terjadi secara mendadak. Dan kehilangan daya ingat pun sifatnya dapat sementara maupun permanen. Situasi seperti ini mungkin juga terbatas pada ketiakmampuan dalam mengingat kejadian terakhir, peristiwa yang terjadi di masa lalu atau bahkan kombinasi dari keduanya. Begitu dengan terjadinya proses penuaan pastinya akan mengakibatkan kehilangan daya ingat, namun hal tersebut memang seyogyanya terjadi karena usia sudah tidak muda lagi. Lain halnya bila kehilangan daya ingat di usia muda yang akan membuat aktivitas sehari-hari terganggu. Nah, sebenarnya berkurangnya daya ingat seseorang dapat terjadi akibat dari kebiasaan-kebiasaan yang dilakukannya sehari-hari. Kebiasaan-kebiasaan apa saja yang bisa menjadi penyebab daya ingat seseorang berkurang? Simak penjelasannya di bawah ini yuk.                                                                                                         

  • Pola makan yang tidak sehat

Makanan yang banyak mengandung gula seperti kue-kue maupun junk food memang terasa enak pada saat dikonsumsi namun di balik hal tersebut ada konsekuensi kesehatan yang menyertainya. Disinyalir makanan yang mengandung banyak gla dapat memicu peradangan pada otak sehingga membuat memori melemah dalam jangka waktu pendek. Terlebih lagi makanan yang mengandung lemak trans di mana makanan atau minuman tersebut mengandung pengawet seperti kopi dengan krimer yang dapat merusak otak. Maka sebaiknya hindari makanan yang tidak sehat untuk mencegah terjadinya kehilangan daya ingat.

  • Tidur terlalu sedikit atau banyak

Tidur yang terlalu singkat akan membuat kesulitan ketika menerima informasi akan tetapi begitu juga sebaliknya. Dalam sebuah survey ditemukan bahwa orang yang tidur selama lima atau kurang dan sembilan atau lebih mempunyai nilai terendah pada tes otak dibandingkan dengan mereka yang tidur dalam jumlah yang cukup. 

  • Kurang berolahraga

Kegiatan olahraga yang dilakukan secara rutin dan teratur akan menjaga aliran darah ke otak tetap lancar sehingga hal tersebut akan mengurangi gangguan tubuh. Seperti gerakan menendang pada senam aerobik dapat melepaskan hormon pertumbuhan yang akan meningkatkan fungsi otak agar lebih efektif. Berolahraga juga dapat membantu memori serta berpikir melalui arti-arti yang langsung maupun tidak langsung.

  • Merokok

Pada sebuah studi yang dilakukan oleh pihak McGill University menemukan bahwa merokok dapat menyebabkan penipisan korteks atau area pada otak yang memiliki peran penting dalam menyimpan memori. Bahkan berdasarkan studi dari Northumbria University menemukan bahwa perokok cenderung kehilangan sepertiga memori pada setiap harinya.

  • Depresi

Ilmuwan Brigham Young University menemukan bahwa depresi berkaitan dengan hilangnya memori otak. Pada saat mengalami depresi maka pertumbuhan sel cenderung melambat.

  • Konsumsi obat-obatan

Mengkonsumsi obat-obatan memiliki peranan besar dalam hilangnya memori. Seperti obat anti kecemasan dapat mengurangi aktivitas kunci pada otak dan menyebabkan berkurangnya kemampuan otak dalam mengingat jangka panjang. Obat lainnya yang dapat menyebabkan berkurangnya kemampuan otak adalah obat epilepsi, antidepresen dan penghilang rasa sakit narkotika.

  • Kebiasaan ngemil di malam hari

Kebiasaan ngemil di waktu malam hari sebaiknya dihindari karena pada saat ngemil di malam hari akan menyebabkan semua proses menjadi berantakan serta mengacaukan hippocampus yaitu bagian otak yang menyimpan memori.

Dengan demikian maka sebaiknya kebiasaan-kebiasaan di atas dihindari. Ada banyak cara meningkatkan daya ingat yang dapat dilakukan. Dan salah satunya adalah dengan menerapkan pola hidup sehat karena tanpa disadari hal ini seringkali disepelekan. Sangat penting untuk memperhatikan asupan gizi karena makanan mempengaruhi otak maupun tubuh. Dapat ditambah juga dengan mengkonsumsi vitamin tambahan atau suplemen agar meningkatkan fungsi otak.

Berita Terkait
Baca Juga:
Ambassador adalah Duta Besar, Apa Bedanya dengan Konsul?

Tips 23 Maret 2025

Ambassador adalah Duta Besar, Apa Bedanya dengan Konsul?

Dalam dunia diplomasi, istilah "ambassador" dan "konsul" sering kali membuat banyak orang bingung. Keduanya memiliki tugas dan peran yang

Pafi Halmahera Selatan Gelar Berikan Penyuluhan Edukasi Kesehatan untuk Indonesia Sehat dan Kuat

Kesehatan 16 Nov 2024

Pafi Halmahera Selatan Gelar Berikan Penyuluhan Edukasi Kesehatan untuk Indonesia Sehat dan Kuat

Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya  kesehatan, Pafi Halmahera Selatan  menyelenggarakan program

Nostalgia Game Lawas PC, Kini Ada di Android

Pengalaman 29 Jul 2020

Nostalgia Game Lawas PC, Kini Ada di Android

Dulu, bermain komputer merupakan salah satu kegiatan yang paling menghibur diri. Ini adalah salah satu kegemaran mereka yang memiliki komputer di rumah. Saat

Rudy Gunawan

Pengalaman 31 Jul 2023

Rudy Gunawan Pelaku Penipuan: Modus Sekolah Bisnis yang Berhasil Diringkus Ditreskrimsus Fismondev Polda Metro Jaya

JAKARTA - Penyergapan RG, tersangka utama dalam kasus tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dan atau TPPU, akhirnya berhasil dilakukan oleh pihak

Inilah Berbagai Manfaat Kongres Slaot

Tips 13 Sep 2024

Inilah Berbagai Manfaat Kongres Slaot

CONGRESO SLAOT atau Congresos SLAOT (congresoslaot.org) adalah singkatan dari "Congreso Latinoamericano de Operadores de Turismo" atau Kongres Latin

Makanan Rendah Kandungan Purin untuk Menjaga Kadar Asam Urat pada Tubuh

Kesehatan 22 Mei 2024

Makanan Rendah Kandungan Purin untuk Menjaga Kadar Asam Urat pada Tubuh

 Dilansir dari laman resmi Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan,  purin merupakan zat alami yang berfungsi mengatur pertumbuhan sel hingga

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © Pengalamanku.com 2026 - All rights reserved
Copyright © Pengalamanku.com 2026
All rights reserved