
"Maaf...Sisa Pulsa Yang Anda Miliki Belum Terbeli Lagi".
Sangat menyebalkan, bikin kesel, gondok, bete.. mungkin kata-kata dan perasaan ini yang sering dirasakan ketika kita dalam kondisi penting, lagi asyik telpon pacar, lagi janjian sama selingkuhan dan lainnya mendadak pulsa yang kita miliki habis dan terputus komunikasi.
Tidak bisa dipungkiri di jaman tekhnologi modern sekarang ini, kebutuhan akan HP ( Hand Phone) sudah seperti makanan pokok kita. Apa pun aktivitas yang kita lakukan tidak akan terlepas dari alat yang satu ini. Sedemikian pentingnya HP sebagai sarana komunikasi yang cepat dan modern sehingga dari mulai anak-anak, remaja dan orang tua merasa ada sesuatu yang hilang ketika tidak memiliki atau memegang HP.
Kebutuhan akan pulsa pasti mengikuti bagi mereka yang menggunakan HP, dan ini sudah menjadi resiko bagi pengguna HP untuk selalu mengisi pulsa supaya komunikasi lancar. Semakin banyak aktivitas dan luasnya pergaulan di bidang bisnis maupun pekerjaan, menuntut kita untuk sering berkomunikasi dengan rekan bisnis maupun teman walaupun sekedar "Say Hello" menanyakan kabar. sangat tidak profesional ketika kita memiliki usaha dan bisnis tapi untuk berkomunikasi cukup via sms aja, telpon langsung pasti sering dilakukan. Tak layak hal ini menimbulkan pemakaian pulsa yang cukup memakan biaya yang lumayan, sudah sama seperti biaya ketika kita mengeluarkan uang untuk piknik atau wisata selama sebulannya.
"Mah, minta uang buat beli pulsa sih", ucapan ini sudah sering kita dengar ketika anak kita yang sudah terbiasa menggunakan HP kehabisan pulsa, itu baru satu anak, bagaimana kalau kita punya 3 anak yang semua memegang HP dan minta pulsa."Pusiiinggg.... pastinya yang ada di kepala !! " .
Mungkin kalau anda ingin belajar menjadi seorang akunting, coba dihitung berapa biaya untuk pengeluaran pulsa, untuk anak dan orang tua, pasti anda akan terkejut apabila menemukan angka yang cukup tinggi hanya untuk biaya membeli pulsa.
Ilustrasi �pengeluaran untuk pulsa :
Pulsa Ayah @hari x Rp. 50.000 � � � � � = Rp. 1.500.000,-/ bulan
Pulsa Anak @hari x 5000x 3 anak � � � = Rp. � �450.000,-/ bulan
Pulsa Mamah @hari x 10.000 � � � � � � � = Rp. � 300.000,-/ bulan
Total � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � � �= Rp. 2.250.000,-/ bulan
Sebuah biaya yang cukup besar hanya untuk pengeluaran pulsa ( Ingat hanya untuk pulsa).
Bagaimana kita menyikapi biaya pengeluaran pulsa yang cukup besar, sementara penghasilan yang kita dapat semakin hari semakin sulit di tengah persaingan bisnis dan susahnya mencari pekerjaan yang memberikan penghasilan yang menarik ??? Hemat pulsa !! ya mungkin itu cara yang ada dalam pikiran kita untuk menyikapi permasalahan ini.
Anda ingin menekan pengeluaran pulsa yang besar dan berhemat sampai ratusan ribu hanya dalam hitungan bulan? kami punya solusinya dan jika anda tertarik ingin tahu caranya, mari bergabung dengan perusahaan kami dengan �klik website �http://mymi1.com
atau hubungi kami :
CS1 : 081 936 124 896 �/ Ajun
CS2 : 085 377 924 577 / Agus
CS3 : 085 337 827 849 / Ardy
Pendidikan 23 Okt 2025
Dalam industri pangan yang sangat kompetitif, Inovasi Produk (Product Development/PD) adalah mesin utama pertumbuhan perusahaan. Konsumen kini tidak hanya
Obyek Wisata 14 Feb 2017
Wisata Alam Kuningan Jawa Barat yang Wajib dikunjungi
[caption id="attachment_100" align="aligncenter" width="484"] Wisata Alam Kuningan Jawa Barat[/caption] Wisata Alam Kuningan
Pendidikan 5 Jan 2026
Jurusan teknologi pangan kini menjadi primadona bagi calon mahasiswa yang ingin menguasai inovasi keamanan pangan secara profesional di era industri modern.
Tips 2 Mei 2026
Tips Membuat Reels Instagram Agar Ditonton Sampai Habis oleh Audiens
Meningkatkan retensi penonton merupakan salah satu indikator utama dalam keberhasilan konten Reels. Dalam konteks tips membuat reels instagram agar ditonton
Kesehatan 20 Agu 2018
Tips Agar Rahim Tetap Bersih dan Sehat
Tips Agar Rahim Tetap Bersih dan Sehat.Bagi wanita menjaga kesehatan dan rahim agar tetap bersih dan sehat adalah keharusan yang tidak bisa di tawar.Agar rahim
Tips 28 Des 2025
Banyak pemilik usaha merasa sudah melakukan segala cara untuk mempromosikan bisnisnya. Iklan digital sudah dijalankan, media sosial aktif setiap hari, bahkan